Dorong Jadi Bencana Nasional, Jangan Malu Terima Sumbangan

Dorong Jadi Bencana Nasional, Jangan Malu Terima Sumbangan
Reruntuhan puing berserakan di sepanjang jalan di kawasan Palu usai gempa dan tsunami melanda Sulawesi Tengah. Foto: Muhammad Rifki/AFP

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Fraksi PKS yang juga anggota Komisi I DPR Jazuli Juwaini mendorong agar gempa bumi dan tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) ditetapkan menjadi bencana nasional.

“Saya mengusulkan itu menjadi bencana nasional,” tegas Jazuli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (1/10).

Menurut Jazuli, penetapan sebagai bencana nasional bertujuan supaya persoalan yang menimpa saudara-saudara di Sulteng bisa teratasi.

Dia mengatakan seharusnya penetapan bencana nasional sudah dilakukan pemerintah sejak terjadinya gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu.

“Kalau saya, sejak (bencana, red) Lombok itu mestinya diumumkan jadi bencana nasional. Apalagi, yang meninggal itu (di Sulteng) sudah di atas 600 kan,” katanya.

Jazuli menyesalkan alasan tidak ditetapkannya gempa di NTB sebagai bencana nasional karena masalah kekhawatiran terganggunya pariwisata.

“Tapi itu semacam keberatan, diatasi sendiri juga tidak bisa, menjadi bencana nasional tidak mau hanya gara-gara mempertimbangkan wisata,” ujarnya.

Sekarang, kata dia, tidak jadi bencana nasional pun orang dunia juga sudah tahu bahwa di situ ada bencana. Bahkan kalau lambat menanganinya orang malah lebih trauma datang ke Lombok atau ke tempat-tempat wisata Indonesia.

Jazuli Juwaini mendorong agar gempa bumi dan tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) ditetapkan menjadi bencana nasional.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News