Dorong Perekonomian Indonesia, Dompet Kilat Hadirkan Tiga Layanan Terbaru

Kamis, 15 April 2021 – 12:55 WIB
Dorong Perekonomian Indonesia, Dompet Kilat Hadirkan Tiga Layanan Terbaru - JPNN.com
CEO Dompet Kilat Sunu Widyatmoko dan karyawannya memperkenalkan tiga layanan terbaru yang dapat mendorong pertumbuhan UMKM dan perekonomian masyarakat Indonesia yang terpukul akibat dampak pandemi Covid-19. Foto: Dompet Kilat

jpnn.com, JAKARTA - Perusahaan peer-to-peer (P2P) lending berlisensi dan salah satu pelopor di industri fintech Indonesia, Dompet Kilat memperkenalkan tiga layanan terbaru yang dapat mendorong pertumbuhan UMKM dan perekonomian masyarakat Indonesia yang terpukul akibat dampak pandemi Covid-19.

Ketiga layanan terbaru ini sejalan dengan rebranding Dompet Kilat yang berkomitmen mengentaskan kesenjangan finansial untuk mendorong Indonesia lebih maju.

Sejak diluncurkan pada tahun 2016, Dompet Kilat telah diunduh lebih dari 600.000 pengguna di Google Play Store dan telah memfasilitasi lebih dari 16.000 peminjam dengan total transaksi lebih dari 22.000.

Dompet Kilat juga menjadi perusahaan P2P lending pertama yang mendapatkan lisensi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Menjadi salah satu pelopor fintech P2P lending di tanah air, Dompet Kilat bangga karena menjadi bagian yang mendukung tata kelola pembiayaan yang tepat dan berupaya menjawab berbagai tantangan seperti terkait mencekiknya bunga pinjaman dalam industri P2P lending.

CEO Dompet Kilat Sunu Widyatmoko mengatakan Dompet Kilat hadir sebagai solusi dalam memenuhi tujuan finansial bagi para peminjam maupun pendana (investor).

Menurut Sunu, Pandemi ini sangat berdampak pada kita semua. Itulah sebabnya Dompet Kilat bertekad untuk memberikan kesempatan berjuang bagi pelaku UMKM dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

"Kami juga melihat peluang bagi masyarakat Indonesia untuk mengembangkan bisnis di sektor produktif seperti pertanian, peternakan, usaha mikro dan lain sebagainya yang secara tidak langsung mempengaruhi Dompet Kilat untuk menghadirkan tiga layanan terbarunya yakni Agri Kilat, Modal Kilat, dan Gaji Kilat,” kata Sunu, Kamis (15/4).

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...