Duh, Masih Ada Warga Australia yang Mengira Bali Bukan Bagian Indonesia

Duh, Masih Ada Warga Australia yang Mengira Bali Bukan Bagian Indonesia
Warga Australia sudah banyak mengunjungi Bali, tapi bukan berarti mereka memahami Indonesia yang memiliki keberagaman budaya. (AP: Firdia Lisnawati)

Namun, hasil survei tersebut menunjukkan anak-anak muda Australia malah lebih memahami sistem politik di Indonesia.

"Jika kita perhatikan di kalangan anak muda, usia 18 sampai 19 [tahun], bahkan ada peningkatkan jumlah warga Australia … yang [berpikir] Indonesia adalah demokrasi," ujarnya.

Bali: 'negara terpisah'

Duh, Masih Ada Warga Australia yang Mengira Bali Bukan Bagian Indonesia Photo: Bali telah menjadi kawasan pariwisata di Indonesia yang dibanjiri jutaan turis Australia setiap tahunnya. (Wikimedia Commons)

 

Tapi sistem politik demokrasi bukan menjadi satu-satunya hal yang tidak terlalu dipahami oleh banyak warga Australia.

Bali adalah tujuan wisata di Indonesia yang paling popular bagi warga Australia, karena jaraknya dekat hanya tiga jam penerbangan dari kota Perth, Australia Barat.

Dari catatan lembaga Indonesia Institute, ada 1,24 juta warga Australia yang pergi ke Bali.

"Dari Australia Barat sendiri, sekitar 7.000 hingga 9.000 orang yang berada di Bali setiap pekannya, sebelum pandemi virus corona," ujar Ross Taylor, Presiden Indonesia Institute.

Duh, Masih Ada Warga Australia yang Mengira Bali Bukan Bagian Indonesia Photo: Tidaklah tepat jika Bali disebut sebagai tempat murah untuk warga Australia berlibur, karena ada pula yang melakukan kegiatan sosial. (ABC News: Phil Hemingway )

 

Meski jutaan warga Australia berlibur ke Bali setiap tahunnya, sebuah survei terbaru menunjukkan masih banyak di antara mereka yang tidak memiliki pengetahuan soal Indonesia

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News