Dulu Raja Lockdown, Selandia Baru Kini Santai Hadapi Omicron

Dulu Raja Lockdown, Selandia Baru Kini Santai Hadapi Omicron
Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan bahwa Selandia Baru akan tetap berupaya untuk hidup dengan COVID-19, meskipun ada ancaman kesehatan baru dari varian Omnicron. Foto: ANTARA/Facebook/Jacinda Ardern/Handout via REUTERS/hp/cfo

Direktur jenderal kesehatan Ashley Bloomfield mengatakan pihak berwenang sedang melihat apakah lebih banyak aturan perlu diberlakukan di perbatasan untuk menjauhkan Omicron.

"Ini benar-benar hanya untuk mencegahnya (Omicron) sementara kami mempelajari lebih lanjut tentangnya," kata Bloomfield kepada wartawan dalam konferensi pers.

Selandia Baru beralih ke sistem baru mulai Jumat (3/12) dengan mengklasifikasikan wilayah-wilayah dengan warna merah, oranye, atau hijau--tergantung pada tingkat keterpaparan mereka terhadap COVID-19 dan tingkat vaksinasi.

Auckland, pusat wabah Delta di negara itu, akan diklasifikasikan dengan warna merah sehingga mewajibkan pemakaian masker dan membatasi pertemuan di tempat-tempat umum.

Selandia Baru sejauh ini mencatat sekitar 11.000 kasus dan 43 kematian terkait COVID-19. (ant/dil/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:

 

Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan bahwa Selandia Baru akan tetap berupaya untuk hidup dengan COVID-19, meskipun ada ancaman kesehatan baru dari varian Omnicron


Redaktur & Reporter : Adil

Sumber Antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News