Edy Rahmayadi Bongkar Penyebab Melonjaknya Kasus Covid-19 di Sumut

Edy Rahmayadi Bongkar Penyebab Melonjaknya Kasus Covid-19 di Sumut
Edy Rahmayadi saat meninjau Asrama Haji Medan yang kembali dibuka sebagai tempat Isoter, Senin (21/2). Foto: Dinas Kominfo Sumut

jpnn.com, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy membongkar penyebab melonjaknya kasus Covid-19 di provinsi yang dipimpinnya. 

Menurut dia, membengkaknya kasus Covid-19 diakibatkan banyak masyarakat yang melakukan isolasi mandiri dengan tidak maksimal.

"Dia terkena Covid-19, dia melakukan isoman, (tetapi) rumahnya tak siap sehingga dia jadi satu dengan keluarga dan anaknya, maka terjadilah klaster keluarga. Jadi, membengkaklah (kasus) saat ini," ujar Edy Rahmayadi saat acara pembukaan kembali Asrama Haji Medan sebagai Isoter, Senin (21/2).

Edy Rahmayadi mengungkap berdasar data yang diperolehnya, ada sekitar 14.500 warga yang menjalani isolasi mandiri.

Sementara, yang dirawat di isolasi terpadu (Isoter) hanya 400 orang. 

Oleh karena itu, Edy Rahmayadi membuka kembali Asrama Haji Medan sebagai tempat isoter. 

Tujuannya, mengurangi masyarakat yang melakukan isolasi mandiri.

Terdapat 486 unit tempat tidur di Asrama Haji Medan yang akan menampung pasien Covid-19 yang sedang dalam perjalanan jauh, dan orang dari luar daerah Sumut. 

Gubernur Sumatera Utara Edy membongkar penyebab melonjaknya kasus Covid-19 di Sumut. Begini penjelasannya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News