JPNN.com

Eka Eki

Oleh Dahlan Iskan

Selasa, 02 Juni 2020 – 09:09 WIB Eka Eki - JPNN.com
Dahlan Iskan. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - Eka-Eki muncul di Amerika Serikat. Ini hari ke-6 --demo protes di lebih 40 kota di Amerika Serikat.

Pada hari ketiga tentara Amerika Serikat sudah diturunkan ke Minneapolis. Polisi dianggap tidak mampu meredakan demonstrasi itu.

Dengan mengirim tentara Presiden Donald Trump bisa sekaligus menyudutkan pemerintahan Demokrat di kota itu. Trump juga sudah menemukan siapa yang harus disalahkan: Antifa.

Baca Juga:

Ini juga sekaligus bisa menyudutkan aliran kiri --yang ia konotasikan dengan lawan politiknya itu: Demokrat.

Antifa singkatan antifasis. Awalnya lahir di Italia --sebelum Perang Dunia ke-2. Gerakan itu sebagai reaksi terhadap lahirnya fasisme. Dengan tokoh utama Mussolini.

Antifa merambat ke Jerman. Sebagai reaksi atas munculnya Adolf Hitler.

Baca Juga:

Belakangan meloncat ke Amerika. Sebagai respons atas gerakan supremasi kulit putih --seperti Ku Klux Klan.

Dilarangnya KKK membuat Antifa seperti tidak relevan. Namun ideologi KKK tidak mati. Secara sporadis masih muncul di sana-sini. Tanpa membawa bendera KKK. Pun di dalam hati sebagian orang masih terus tersimpan rasa keunggulan ras itu.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
ara