Evaluasi Diri di Bulan Suci

Evaluasi Diri di Bulan Suci
Evaluasi Diri di Bulan Suci
Jika kita mengaku beriman dan berakal, maka kita harus lebih bersungguh-sungguh menghisab (menghitung) diri dan perbuatan kita.  Dari Syadad bin Aus ra, dari Nabi Muhammad SAW bahwa beliau bersabda, Orang cerdas (sukses) adalah orang yang menghisab (mengevaluasi) dirinya sendiri, serta beramal untuk kehidupan sesudah kematiannya. Sedangkan orang lemah adalah orang yang mengikuti hawa nafsunya serta berangan-angan terhadap Allah SWT.

Imam Turmudzi mengatakan, hadits ini adalah hadits hasan. Dan makna dari sabda Rasulullah SAW "mengevaluasi dirinya" adalah orang yang menghisab (mengevaluasi diri) di dunia sebelum dihisab pada hari akhir (HR. Turmudzi).

Kita tentu tidak ingin bulan penuh rahmat, barokah, dan ampunan ini berlalu begitu saja. Di antara kita tidak ada yang tahu apakah akan bertemu bulan yang di dalamnya diturunkan Alquran ini tahun depan atau tidak.

Karena itu, mari kita jadikan bulan ini sebagai momen untuk mengoreksi diri, agar amal ibadah kita terus meningkat dari tahun ke tahun. Semoga Ramadan kali ini menjadikan diri kita makin bertakwa kepada Allah SWT. (*)

LEBIH religius sekaligus konsumtif. Dua hal inilah yang biasanya melekat pada diri sebagian kaum muslimin jika memasuki Ramadan. Dari tahun ke tahun,


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News