Ezra dan Hardianto Prospek untuk Timnas ke Depan

Ezra dan Hardianto Prospek untuk Timnas ke Depan
Pemain Timnas Indonesia U-22 Ezra Walian saat melakukan tes lapangan di stadion Pakansari, Cibinong, Bogor (20/03/2017). Foto: WAHYUDIN/JAWA POS

jpnn.com, JAKARTA - Eks striker Timnas era 80-90-an Bambang Nurdiansyah mengaku sempat melihat permainan dua striker Timnas Indonesia yang bergantian diturunkan saat kalah 1-3 dari Myanmar dalam uji coba di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (21/3).

Dua pemain depan itu adalah Ahmad Nurhardianto dan Ezra Walian. Hardianto bermain di 45 menit pertama dan Ezra bermain di 45 menit kedua.

Hardianto menjadi pencetak gol satu-satunya Timnas di menit ke-22, setelah mendapatkan umpan Saddil Ramdani. Sementara Ezra gagal mencetak gol, tapi sekali mendapatkan peluang dia langsung mengancam dan nyaris gol.

"Saya lihat mainnya. Dua-duanya ini prospek untuk Timnas ke depan, mereka punya tipikal yang bagus di depan," terangnya.

Saat ditanya tentang peluang keduanya diduetkan, pria yang akrab disapa Banur itu mengakui, potensi tersebut bisa dimaksimalkan oleh Timnas.

"Cuma Luis Milla kan mainnya 4-3-3, jadi nggak diduetkan. Bisa saja keduanya diduetkan," tandasnya. (dkk/jpnn)


Eks striker Timnas era 80-90-an Bambang Nurdiansyah mengaku sempat melihat permainan dua striker Timnas Indonesia yang bergantian diturunkan saat


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News