Fadli Zon Catat 100 Janji Jokowi, Mana yang Ditepati, Pak?

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai arah pemerintahan saat ini tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla pada kampanye Pemilihan Presiden 2014 lalu.
Menurut Fadli, dari seratus janji yang didengungkan Jokowi ketika itu, belum terlihat satu pun yang telah ditepati oleh pemerintah.
"Saya mencatat setidaknya ada seratus janji Jokowi, tapi belum tahu mana yang ditepati," ujar Fadli saat memberi sambutan pada Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (Kakammi) di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Sabtu (3/2).
Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra ini kemudian menyebut beberapa janji Jokowi yang dia catat. Antara lain, membeli kembali Indosat yang saat ini mayoritas sahamnya dimiliki negara asing.
"Kemudian ada janji ingin lebih hebat dari Petronas. Buktinya, malah Petronas yang makin maju. Sementara Pertamina tak terlihat tanda-tanda tersebut," katanya.
Presiden Jokowi, kata Fadli kemudian, juga berjanji membangun hingga 50 ribu pusat kesehatan asyarakat (Puskesmas) di seluruh Indonesia. Namun janji hanya tinggal janji, bukti nyata kata Fadli, belum terlihat sama sekali.
"Katanya akan bangun 50 ribu Puskemas lima tahun. Sekarang pemerintahan Jokowi hampir empat tahun. Tapi saya tidak tahu di mana yang sudah dibangun," pungkas Fadli. (gir/jpnn)
Fadli Zon bilang, dari 100 janji Jokowi, belum tahu mana yang sudah ditepati. Beli kembali Indosat? Lebih hebat dari Petronas? Bangun 50 ribu puskesmas?
Redaktur & Reporter : Ken Girsang
- Roy Suryo Ungkap Ironi Laporan Jokowi, Dilayangkan Saat Hari Keterbukaan Informasi
- Gus Din Apresiasi Jokowi Membuat Laporan ke Polisi Soal Ijazah Palsu
- 5 Berita Terpopuler: Ada Uang Setoran Masuk, Banyak NIP CPNS & PPPK Terbit, Memalukan dan Tidak Elegan
- Polisi Didesak Proses Laporan Jokowi soal Kasus Ijazah Palsu
- Jokowi Lapor Polisi, Roy Suryo: Peneliti Seharusnya Diapresiasi, Bukan Dikriminalisasi
- Pasbata Minta Roy Suryo Setop Provokasi soal Isu Ijazah Jokowi