Festival Pacu Jalur, Kearifan Lokal Riau yang Go Internasional

Festival Pacu Jalur, Kearifan Lokal Riau yang Go Internasional
Menteri Pariwisata Arief Yahya. Foto: Kemenpar

Sebanyak 193 jalur (perahu) akan diisi pendayung sekitar 50-60 setiap perahu, jadi akan terdapat total sekitar 12 ribu pedayung siap memperebutkan Piala Bergilir Menteri Pariwisata RI dan total hadiah sebesar Rp 65 juta.

Hadiah belum termasuk dari sponsor yang biasanya menyediakan ternak untuk para pemenang.

Uniknya, tahun ini Piala Menteri Pariwisata RI tersebut tak hanya diperebutkan oleh Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dan Indragiri Hulu (Inhu), tapi juga kabupaten lainnya di Riau.

Seperti Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar, Pelalawan dan yang paling jauh datang dari Kabupaten Siak. Mereka ikut memeriahkan event nasional ini. Kabupaten Inhu mengutus 33 jalur untuk berjuang membawa Piala Menteri Pariwisata dan Gubernur Riau tersebut.

Jalur-jalur dari Inhu cukup punya nama dan ditakuti oleh lawan-lawannya seperti Buaya Kuning dan Tuah Kalojengking Muda Indragiri.

Sementara, untuk Kabupaten Kuansing sendiri yang paling banyak mengutus adalah Kecamatan Kuantan Tengah sebanyak 26 jalur. Disusul oleh Kecamatan Kuantan Tengah sebanyak 19 jalur.

Begitu juga dengan Kecamatan Pangean dan Benai yang sama-sama mengutus 18 buah jalur. Sedangkan Kecamatan Gunung Toar mengutus 15 jalur dan Inuman sebanyak 14 jalur serta Kecamatan Hulu Kuantan sebanyak 12 jalur.

Untuk Kecamatan Kuantan Hilir diwakili oleh sembilan jalur, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Sentajo Raya dan Cerenti sama-sama delapan jalur. Sedangkan Kecamatan Logas Tanah Darat dan kabupaten tetangga masing-masing satu jalur

Festival Pacu Jalur di Provinsi Riau resmi dibuka, Rabu (23/8). Lebih dari 12 ribu pedayung yang tergabung dalam 193 jalur beradu kekuatan dalam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News