Fokus Genjot Guru Garis Depan

Fokus Genjot Guru Garis Depan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan. Foto : dok jpnn

jpnn.com - JAKARTA--‎Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menegaskan, pemerintah berkomitmen meningkatkan program Guru Garis Depan (GGD). Baik itu dari segi jumlah guru yang dikirim maupun jumlah daerah tujuan. 

Pasalnya, program GGD merupakan upaya pemerintah memeratakan akses pendidikan di seluruh wilayah Indonesia. Sehingga perlu terus ditingkatkan. 
 
"Untuk program GGD angkatan kedua tahun 2016, jumlah guru yang akan dikirim meningkat dibandingkan jumlah guru angkatan pertama di tahun 2015 yang berjumlah 798 orang. Guru-guru yang dikirim ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dalam program GGD adalah guru-guru dengan status CPNS dan telah lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG)," tutur Menteri Anies, Jumat (1/1).
 
Program Guru Garis Depan (GGD) merupakan strategi dan upaya pemerintah memeratakan akses pendidikan dengan meningkatkan ketersediaan tenaga pendidik di daerah 3T. Program GGD angkatan pertama telah mengirimkan 798 guru profesional ke 28 kabupaten di daerah 3T yang tersebar di empat provinsi. 

Keempat provinsi tujuan program GGD tersebut yaitu Provinsi Aceh, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat. Presiden Joko Widodo berkesempatan melepas guru-guru GGD angkatan pertama di Istana Negara bulan Juli lalu. (esy/jpnn)


JAKARTA--‎Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menegaskan, pemerintah berkomitmen meningkatkan program Guru Garis Depan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News