Formappi Mengkritik Komisi I DPR Karena Gelar Raker Tertutup dengan Menhan dan Panglima TNI

Formappi Mengkritik Komisi I DPR Karena Gelar Raker Tertutup dengan Menhan dan Panglima TNI
Menhan Prabowo Subianto, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa,dan Kepala Staf Angkatan, termasuk KSAD Jenderal Dudung Abdurachman menghadiri rapat kerja dengan Komisi I DPR dengan agenda penyampaian rancangan jadwal pembahasan RUU tentang Pertanggungjawaban APBN 2021 dan Pembahasan RAPBN 2023 di ruangan Komisi I DPR, Senin (26/9). Proses pelaksanaan rapat berlangsung tertutup. Foto: Tangkapan layar TV Parlemen

Menurut dia, jangan jadikan alasan urusan strategis pertahanan sebagai alasan untuk menutup akses publik terhadap program Kemhan.

Dia mengatakan memang ada yang hal rahasia dalam pertahanan namun dalam pembicaraan anggaran, tidak sampai yang rahasia-rahasia itu karena pembicaraan anggaran di Komisi I DPR hanya terkait kebijakan umumnya saja.

"Komisi I harus punya tanggung jawab untuk memastikan supremasi sipil di hadapan TNI dengan mendorong semangat pemerintahan sipil di hadapan TNI dan Kemhan," katanya.

Lucius menyarankan agar Komisi I DPR harus mulai dengan menyatakan keinginan atau sikap mereka untuk menyelenggarakan rapat terbuka sehingga tidak perlu ditawarkan kepada mitra yang hadir.

“Kalau mitra membawa informasi rahasia, silakan diberitahukan terlebih dahulu jenis rahasia itu ke publik agar publik paham alasan menutup rapat itu,” ujar Lucius.(fri/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:

Peneliti Formappi Lucius Karus mengkritik penyelenggaraan Komisi I DPR karena menggelar Rapat tertutup dengan Menhan, Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan.


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News