Forum Alumni Kelompok Cipayung Mengajak Segenap Elemen Bangsa Bekerja Sama Atasi Pandemi Covid-19

Forum Alumni Kelompok Cipayung Mengajak Segenap Elemen Bangsa Bekerja Sama Atasi Pandemi Covid-19
Dari kiri ke Kanan: Febry C. Tetelepta (Ketua Umum PS GMKI, Hermawi Taslim (Ketua Umum Forkoma PMKRI), Ahmad Muqowam (Ketua Umum IKA PMII), Ahmad Basarah (Ketua Umum PA GMNI), Mensesneg Pratikno, dan Korpres MN KAHMI Viva Yoga Mauladi saat bertemu, Senin (9/8). Foto: Dok. Alumni Kelompok Cipayung

jpnn.com, JAKARTA - Pimpinan Nasional Forum Alumni Kelompok Cipayung yang terdiri dari Korps Alumni HMI (KAHMI), Ikatan Alumni PMII (IKA PMII), Persatuan Alumni GMNI (PA GMNI), Forum Komunikasi Alumni PMKRI (Forkoma PMKRI), dan Perkumpulan Senior GMKI (PS GMKI) menyatakan bahwa Pemerintahan Presiden Joko Widodo sebagai pemerintahan yang sah dan konstitusional sebagai hasil pilihan rakyat dalam pemilu presiden yang demokratis pada tahun 2019 lalu.

Oleh karena itu, Presiden Jokowi memiliki legitimasi dan legalitas konstitusional untuk menjalankan kekuasaan pemerintahan nasional sebagaimana amanat UUD NRI 1945 termasuk dalam upaya melindungi bangsa Indonesia dari bahaya pandemi Covid 19.

Pernyataan politik tersebut disampaikan dalam forum diskusi politik terbatas antara Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal lima organisasi Alumni Kelompok Cipayung dengan Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Kantor Sekretariat Negara Jakarta pada Senin (9/8).

Juru bicara Forum Alumni Kelompok Cipayung, Ahmad Muqowam mengatakan Presiden Jokowi memiliki wewenang dan tanggung jawab untuk menggerakkan roda pemerintahan pusat dan daerah beserta segenap elemen masyarakat Indoensia untuk bergotong royong mengatasi pandemic Covid-19.

“Presiden Joko Widodo kami minta untuk tidak ragu-ragu mengambil kebijakan yang konstitusional, koordinatif, sinergis, dan menjalankan fungsi serta wewenang pemerintahan yang cepat, tepat dan efektif, utamanya dalam mengoordinasikan sinergisitas dengan pemerintah daerah dan segenap elemen masyarakat lainnya” ungkap Muqowam.

Lebih lanjut Muqowam mengatakan Kelompok Alumni Kelompok Cipayung juga mendukung Pemerintah dalam upaya melakukan dialog dan edukasi secara terus-menerus kepada segenap lapisan masyarakat agar selalu disiplin dan menegakkan protokol kesehatan secara ketat yang sangat diperlukan bagi upaya penanganan pandemi Covid-19 dari bumi Indonesia.

“Kami juga mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya langkah-langkah pemerintah dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), yang telah terbukti menunjukkan hasil yang makin baik ditandai penurunan kasus Covid-19 di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Muqowam.

Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI, Viva Yoga Mauladi menegaskan Forum Alumni Kelompok Cipayung mendukung program vaksinasi terhadap sebagian besar masyarakat Idonesia (sekitar 70 persen – 80 persen) dari sekitar 260 juta penduduk Indonesia.

Pimpinan Nasional Forum Alumni Kelompok Cipayung terdiri dari KAHMI, IKA PMII, PA GMNI, Forkoma PMKRI, dan PS GMKI bertemu Mensesneg Pratikno.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News