Founder LSPR: Penanganan Individu Dewasa Autistik Perlu Keterlibatan Perguruan Tinggi

Founder LSPR: Penanganan Individu Dewasa Autistik Perlu Keterlibatan Perguruan Tinggi
Founder & CEO LSPR Institute of Communication & Business London School of Public Relations Dr. (H.C) Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, FIPR saat membuka forum diskusi orang tua untuk penanganan individu dewasa autistik. Foto Mesya/JPNN.com

Pusat Data Statistik Sekolah Luar Biasa mencatat jumlah siswa autistik di Indonesia pada 2019 sebanyak 144.102 siswa (Kemendikbud, 2020). 

Peserta yang hadir sebagian besar merupakan orang tua dari individu dewasa autistik. Saat diskusi, peserta bisa berinteraksi interaktif dan memperoleh informasi mendalam mengenai penanganan individu dewasa autistik yang tepat.

"Forum ini berkelanjutan untuk menjadi sarana diskusi dan berbagi pengetahuan menangani individu dewasa autistik yang membutuhkan kemampuan mandiri, mengeksplorasi potensi, kemampuan beradaptasi dan bersosialisasi, menjawab tantangan dalam merawat dan memenuhi kebutuhan individu dewasa autistik, memberikan dukungan sosial kepada orang tua," kata Prita.

Dia menambahkan individu autistik membutuhkan orang untuk bersandar, memahaminya dan empati.

Lalu, mentor yang dapat menggali potensinya serta suporter yang selalu mendorong individu autistik untuk terus berkembang dan mempunyai kemajuan.

"Para orang tua juga tidak boleh memikirkan ketakutan dan jangan putus harapan, tetap semangat mendampingi tumbuh kembang dan menggali potensi anak-anak kita," terangnya.

Panel terbagi dua, sesi panel pertama mengangkat topik  "Menggali Potensi Individu Dewasa Autistik” dipandu oleh moderator Hersinta, P.hD (Head of Centre for Asean Autism Studies) menghadirkan pembicara, yaitu Joanes Juwanda Amd. OT. (Okupasi Terapis Daya Pelita Kasih) dan Nila Sulaiman (Founder of Yayasan Cinta Harapan Indonesia & Orang tua Rayhan). 

Joanes menyampaikan ada lima hal untuk menggali potensi individu dewasa autistik melalui pengelolaan responi adaptif.

Founder LSPR menyampaikan penanganan individu dewasa autistik perlu keterlibatan perguruan tinggi 

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News