Jumat, 20 April 2018 – 19:40 WIB

Gaji dan Pendapatan Hasil Usaha Kreatif Diserahkan ke Ibunya

Minggu, 01 April 2018 – 00:57 WIB
Gaji dan Pendapatan Hasil Usaha Kreatif Diserahkan ke Ibunya - JPNN.COM

jpnn.com - Irma Irmaya Pratiwi, 24, menekuni usaha kreatif mengubah daun menjadi sebuah karya seni. Di tangan perempuan lajang warga Balikpapan Kaltim ini, sehelai daun bisa diukir menjadi “gambar” yang unik.
--
Menampilkan berbagai siluet yang diukir pada sehelai daun, gambar-gambarnya bisa bermacam-macam. Logo, sketsa wajah, hingga pemandangan alam.

Ketika Kaltim Post (Jawa Pos Group) bertandang ke rumahnya di kawasan Perumahan Sepinggan Baru beberapa hari lalu, Irma sedang membuat sketsa berbentuk wajah harimau.

Irma mengaku terinspirasi dari seniman terkenal dunia keturunan Iran bernama Omid Asadi. Dia mengatakan, seni ukir daun merupakan hal baru dan belum begitu booming di Indonesia. Seperti halnya sang idola, awalnya, Irma berpikir untuk membuat sebuah karya yang berbeda dan sesuai kemampuan.

“Saya memang suka menggambar dari kecil. Tapi, sudah banyak seniman lukis atau gambar di luar sana yang lebih andal. Pengin sesuatu yang berbeda, dari situ coba-coba dan tertarik dengan seni ukir daun ini,” ujar perempuan berhijab itu.

Irma mengatakan, hampir semua daun berbentuk lebar bisa digunakan. Namun, untuk karya usaha kreatif yang ditekuninya, Irma lebih sering menggunakan daun jenis waru dan jati. Selain bentuk, daun jenis ini mudah ditemukan di sekitar rumahnya.

“Daun yang digunakan harus masih segar. Bukan daun kering. Daun segar lebih mudah dibentuk ketika diukir,” katanya.

Bereksperimen dengan aneka daun yang dikumpulkan, dia pun mengaku berulang kali gagal ketika pertama kali mencoba. Hingga akhirnya, berhasil membuat gambar kupu-kupu. Kini, tangannya pun kian terbiasa saat mengukir.

Pengerjaan dimulai dengan menggambar sketsa di kertas HVS, lalu ia menumpuk kertas dan daun di atas trace light box atau meja khusus gambar dengan lampu LED yang dibuat sendiri. Ia pun mulai mengukir secara perlahan, menyesuaikan sketsa.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar