Galanggang Arang: Membangkitkan Nilai Universal di Warisan Tambang Batu Bara Ombilin

Galanggang Arang: Membangkitkan Nilai Universal di Warisan Tambang Batu Bara Ombilin
Tampak jalur kereta api di kawasan situs Tambang Batu Bara Ombilin Sawahlunto (WTBOS). Foto: Kemendikbudristek

Pada pembukaan ini akan dilaksanakan kegiatan dialog warisan budaya, seremoni pembukaan, dan penampilan kesenian tradisi dan modern.

Dialog warisan budaya difokuskan pada pembahasan bersama dengan para pemuka masyarakat yang berasal dari nagarinagari di tujuh kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Para pemuka masyarakat yang terdiri dari ketua kerapatan adat nagari, camat, dan bundo kanduang ini dipandang sebagai pelaku penting dalam upaya merawat dan mengembangkan objek-objek warisan budaya.

Kesepahaman untuk merawat warisan budaya diharapkan muncul sebagai gerakan bersama.

Rangkaian kegiatan berikutnya akan dilaksanakan di Kota Padangpanjang (7-8 November 2023), Kayu Tanam (10-12 November 2023), Sijunjung (12-14 November 2023), Tanah Datar (17-19 November dan 26-27 November 2023).

Kemudian Kota Padang (18-19 November), Kabupaten Solok (25-26 November 2023), Sawahlunto (28-30 November 2023), dan penutupan di Kota Solok (14-15 Desember 2023).

Masing-masing pemerintah daerah di tujuh kabupaten dan kota di Sumatera Barat tersebut juga turut mendukung kegiatan aktivasi dan penguatan ekosistem kebudayaan WTBOS, yang diharapkan dapat menjadi desain besar pengelolaan pada masa yang akan datang.(fri/jpnn)

Ditjen Kebudayaan menyelenggarakan serangkaian kegiatan Galanggang Arang atas penetapan situs tambang batu bara Ombilin sebagai warisan dunia.


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News