Game of Thrones

Oleh Dahlan Iskan

Game of Thrones
Dahlan Iskan. Foto: Ricardo/JPNN.com

Banyak pula dilakukan penangkapan terhadap ulama-ulama besar.

Dan yang hebohnya luar biasa adalah pembunuhan brutal atas wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi di Istanbul itu.

Semua itu terjadi setelah MbS menjadi Putra Mahkota. Muda, modern, radikal, dan penuh rencana besar. Termasuk rencana mengubah ekonomi Saudi agar tidak lagi tergantung pada minyak bumi.

Pangeran Ahmed sebenarnya lebih banyak 'sunyi' sejak MbS menjadi Putra Mahkota. Namun ia pernah sekali salah langkah. Yakni ketika ada demo anti kerajaan Saudi di London.

Pangeran Ahmed diberitakan pernah mengatakan semua peristiwa besar tersebut bukan kesalahan sistem kerajaan. "Itu tanggung jawab dua orang saja," katanya.

Yang dimaksud adalah Raja Salman yang terlalu banyak memberi wewenang kepada Putra Mahkota. Dan satunya lagi adalah MbS itu sendiri.

Kalimat itu telah menjadikan Pangeran Ahmed sebagai 'simbol' oposisi atas kekuasaan di Saudi sekarang.

Namun untuk menggulingkan MbS memang tidak mungkin. Selama Raja Salman masih ada. Rupanya Raja Salman harus disingkirkan dulu. Baru MbS bisa kehilangan pijakan.

Kini tidak ada lagi satu pun kerikil di sepatu Pangeran MbS. Virus Corona yang mulai menyerang Saudi pun tidak ia hitung sebagai kerikil.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News