Gandeng Pertamina NRE, KAI Resmikan PLTS di Stasiun Gambir

Gandeng Pertamina NRE, KAI Resmikan PLTS di Stasiun Gambir
PT Kereta Api Indonesia (KAI) meresmikan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Stasiun Gambir pada Senin (26/9). Foto: pertamina

Selain di Stasiun Gambir, KAI juga memanfaatkan PLTS di gedung Jakarta Railway Center. Bila ditotal, kapasitas kedua PLTS tersebut sebesar 80,5 kWp.

Secara bertahap KAI akan meningkatkan kapasitas PLTS tersebut dan memperluas penggunaan PLTS di asset-asetnya yang lain.

Potensi EBT lain yang bisa dikolaborasikan oleh kedua entitas adalah pemanfaatan hidrogen sebagai bahan bakar kereta api.

Pertamina NRE melalui anak usahanya, Pertamina Geothermal Energy, saat ini tengah melakukan pilot project pengembangan hidrogen hijau (green hydrogen) di area geothermal Ulubelu dengan target produksi 100 kg/hari.

Kolaborasi pengembangan dan pemanfaatan hidrogen dilakukan oleh Pertamina NRE dengan Pupuk Indonesia dalam bentuk penandatanganan nota kesepahaman pada 28 Juli 2021.

Sebagai bagian dari BUMN, Pertamina menjadi mitra strategis pemerintah dalam mencapai net zero emission pada 2060.

Kementerian BUMN mendorong upaya dekarbonisasi di lingkungan BUMN. Dengan kontribusinya terhadap sepertiga perekonomian nasional, BUMN turut andil besar dalam mengeluarkan emisi karbon secara nasional.

Dengan melakukan dekarbonisasi, BUMN akan berkontribusi cukup signifikan dalam menurunkan emisi karbon.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) meresmikan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Stasiun Gambir pada Senin (26/9).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News