Ganjar Dapat Banyak Masukan dari Calon Siswa dan Orang Tua soal PPDB 2020
jpnn.com, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terus berupaya mencari solusi selama masih ada pro dan kontra di proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) 2020.
Dia blusukan ke sejumlah sekolah untuk mendengarkan masukan dari calon siswa maupun orang tua terkait sistem PPDB tahun ini.
Ganjar telah mengunjungi beberapa SMA dan SMK Negeri selama proses PPDB berlangsung. Di antaranya SMAN 1, 2 dan 3 Semarang serta SMKN 1, 2, 4, 5 dan 8 Kota Semarang.
Di sejumlah sekolah itu, Ganjar selalu berdiskusi dengan siswa maupun orang tua siswa tentang mekanisme PPDB 2020. D
Dia mencatat semua masukan yang dikeluarkan sebagai bahan evaluasi. Dari situ dia tahu bahwa sistem PPDB tahun ini cukup rumit.
Selain itu, ada pula yang menyoroti terkait zonasi yang dianggap kurang adil, karena hanya mengutamakan jarak dan usia.
“Saya kira zonasi ini memperhitungkan jarak dan nilai, ternyata hanya jarak dan umur. Saya sempat khawatir, karena kegeser dengan yang lebih tua. Padahal jarak saya juga dekat, tapi usianya masih sangat muda, di atas saya masih banyak yang lebih tua,” kata Haqiqi (15), salah satu calon siswa SMAN 2 Semarang.
Seharusnya, lanjut Haqiqi , sistem zonasi harus dibarengi dengan prestasi. Artinya, meskipun jarak menjadi penentu, tetapi nilai atau prestasi juga menjadi pertimbangan.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berdiskusi dengan calon siswa dan orang tua di sejumlah sekolah tentang PPDB 2020.
- Agustusan di Manggarai, Ganjar Pranowo Rayakan HUT RI Bersama Pengungsi Korban Gempa
- Kunjungi Flores, Ganjar Langsung Temui Pengungsi Gempa di Manggarai Barat Malam-Malam
- Soal Usul Pilkada Versi PKB, Ganjar PDIP: Sebaiknya Segera Dibentuk Pansus
- Kaesang Mau Jadi Caleg di Dapil Puan, Ganjar Yakini Jateng Tetap Kandang Banteng
- Ganjar Respons Keputusan Kaesang Maju Jadi Caleg di Dapil Puan
- Ganjar Klaim Sikap PDIP Sudah Jelas, Tidak Ada Istilah Abu-Abu
JPNN.com




