Ganjar Peringatkan Jangan Sampai Ada Data Siluman untuk Anggaran Daerah

Ganjar Peringatkan Jangan Sampai Ada Data Siluman untuk Anggaran Daerah
Gubernur Ganjar Pranowo saat memberikan arahan pada acara ‘Musrenbang Rancangan Perubahan RPJMD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 – 2023 dan Rancangan RKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022’. Foto: IG @ganjarpranowo

"Verifikasi harus dilakukan, sehingga diharapkan tidak ada lagi cerita ndesel (dimasukkan paksa, red), masuk dari kiri-kanan dan menjadi data ‘siluman’. Tidak boleh ada semacam itu. Semua harus transparan," tegasnya.

Sementara itu, Pj Sekda Jateng Prasetyo Aribowo menjelaskan usulan yang masuk itu terdiri dari usulan bantuan kabupaten/kota dan desa sebesar Rp8,2 triliun, usulan sektoral kabupaten/kota Rp8,4 triliun, pokir DPRD Rp4,5 triliun, musrenbang desa Rp43,1 miliar dan usulan dari masyarakat lainnya Rp10,4 triliun.

“Total ada 27.808 usulan dengan anggaran Rp31,7 triliun," kata Prasetyo.

Dia mengatakan masukan itu dimungkinkan akan bertambah mengingat batas waktu memberikan masukan dan usulan dari masyarakat ditutup pada Kamis (15/4) besok.

Selain Musrenbang, dalam acara itu juga dilakukan pemberian penghargaan pembangunan daerah kepada bupati/wali kota. Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Untuk kategori Kabupaten, juara pertama pembangunan daerah diraih oleh Pati, diikuti Banyumas dan Pekalongan di posisi dua dan tiga.

Selanjutnya,untuk tingkat kota, Kota Semarang menjadi yang terbaik, disusul Kota Surakarta dan Kota Magelang. (flo/jpnn)

Gubernur Ganjar Pranowo menjelaskan potensi anggaran Pemprov Jateng tak mungkin memenuhi semua usulan dari masyarakat itu.


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News