Ganjar Pranowo: Saya Minta Semua Kepala Daerah Hati-hati

Ganjar Pranowo: Saya Minta Semua Kepala Daerah Hati-hati
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto: Ricardo/JPNN.com

Dia menyebutkan hingga di minggu ke 20 peningkatan jumlah kasus penularan Covid-19, terjadi di beberapa kabupaten atau kota. Namun, ada beberapa di antaranya yang mencatatkan penurunan kasus penularan.

Di antara yang mencatatkan penurunan kasus adalah Kabupaten Semarang, Klaten, Magelang dan Blora.

"Cukup banyak yang meningkat, yang meningkat di antaranya Kota Semarang, Demak, Kendal, Kabupaten Tegal, Karanganyar, Wonogiri, Purbalingga, Kudus, Pati, Grobogan dan Jepara," sebut Yulianto.

Terkait kasus penularan Covid-19 di Kudus, Yulianto mengatakan tingkat keterisian ruang rawat inap telah mencapai 90 persen. Oleh karenanya, Dinkes Provinsi Jawa Tengah menyiapkan langkah untuk merelaksasi kondisi itu.

Di antaranya, menyiagakan rumah sakit di sekitar Kudus untuk bisa menerima rujukan pasien. Yulianto menjelaskan, saat ini telah menugaskan Rumah Sakit Wongso Negoro (RSWN) di Semarang untuk dapat merawat pasien dari Kudus dan sekitarnya.

Selain itu, pihaknya juga melatih tenaga kesehatan yang ada di dua rumah di Kudus, yakni RSUD Loekmono Hadi dan Rumah Sakit Mardi Rahayu.

"RSUD Loekmono Hadi juga meningkatkan tempat tidur hampir dua kali lipat. Rumah Sakit Mardi Rahayu juga melakukan hal serupa dan peningkatan kapasitas sumberdayanya juga kita latih untuk merawat di ruang isolasi atau di intensive care unit," urainya.

Dia juga menegaskan, seluruh lini rumah sakit di Jateng siap menangani pasien Covid-19. Yulianto memaparkan, jumlah rumah sakit lini pertama ada 13 unit, lini dua 63 unit dan rumah sakit lini ke tiga berjumlah 162 unit.

Sebelumnya, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta seluruh kepala daerah di Jawa Tengah untuk siaga.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News