Rabu, 23 Mei 2018 – 14:09 WIB

Gara-Gara Uang Rp 9 Juta, Anak Pukul Ibu Kandung

Jumat, 02 Februari 2018 – 10:24 WIB
Gara-Gara Uang Rp 9 Juta, Anak Pukul Ibu Kandung - JPNN.COM

jpnn.com, SORONG - Seorang anak perempuan berinisial EN, nekat memukul ibunya sendiri, Yanti. EN juga memaki ibunya di depan umum dengan kata-kata kotor. Ini semua gara-gara uang.

EN diminta ibunya mengembalikan uang yang dia ambil dari rekening Yanti. Tak terima kelakuan anaknya, Yanti melaporkannya ke SPKT Polres Sorong Kota, Kamis (1/2) kemarin.

Kepada polisi, Yanti menceritakan, kejadian bermula saat anak sulungnya, EN diam-diam mengambil ATM miliknya yang masih terbungkus rapi di dalam amplop. Berbekal ATM tersebut, ia kemudian menarik uang milik ibunya berulang kali, hingga mencapai Rp 9 juta.

Saat ketahuan, dia meminta EN mengembalikan. EN malah memaki ibunya dengan makian dan kata-kata kotor. Saat mendapatkan makian dari anaknya, Yanti selaku ibu yang melahirkan EN, spontan memukul EN dengan maksud untuk menegur.

Namun teguran yang Yanti berikan, malah dibalas pukulan oleh anaknya. Saat melaporkan anaknya ke SPKT Polres Sorong Kota, Kamis (1/2), Yanti menceritakan bahwa saat itu sekitar awal Desember 2017, dia membuat buku tabungan beserta ATM dengan jumlah tabungan Rp 20 juta hasil dari pensiuan suaminya.

Setelah membuat buku tabungan dan ATM, dia kemudian menyimpannya di lemari rumahnya yang terletak di Jln. A. Yani. Beberapa hari kemudian, dia meninggalkan Kota Sorong menuju salah satu kota yang terletak di Provinsi Papua untuk melakukan pekerjaan yang sudah terjadwal sebelumnya.

Setelah pekerjaannya selesai, dia kembali ke Kota Sorong. Keesokan harinya setelah tiba di rumah, dia kembali ingin menabung uang pendapatanya dari pekerjaannya.

Namun saat ingin mengambil buku tabungan dan ATM yang disimpan di lemari sebelum berangkat, buku tabungan dan ATM miliknya sudah tidak berada di posisi semula. Panik, Yanti kemudian membuat rekening koran di bank tempat dia menabung. Saat membuat rekening koran, ternyata saldo milknya sudah berkurang sekitar Rp 9 juta. Dia kemudian meminta pegawai bank untuk mengecek CCTV yang terletak di beberapa ATM milik bank tersebut.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar