Gelar PKM, Poltekpel Banten Sosialisasikan Cara Mencegah Pencemaran di Laut

Gelar PKM, Poltekpel Banten Sosialisasikan Cara Mencegah Pencemaran di Laut
Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Banten melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Lampung, Bandar Lampun, Sabtu (16/10). Dokumen Poltekpel Banten

jpnn.com, BANDAR LAMPUNG - Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Banten melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Lampung, Bandar Lampung, Sabtu (16/10).

Kegiatan itu diinisiasi oleh Poltekpel Banten bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Panjang, Politeknik Negeri Lampung (Polinela), SDGS Poltekpel Banten, dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Bandar Lampung.

Sebanyak 120 orang terdiri dari nelayan, pembudidaya kerang hijau, hingga pengolah dan pemasar hasil laut dari Bandar Lampung menghadiri kegiatan pengabdian masyarakat tersebut.

Direktur Poltekpel Banten Heru Widada mengatakan kegiatan PMK yang dilaksanakannya sudah berlangsung sebanyak dua kali.

Tahun lalu, kata Heru Widada, Poltekpel Banten melakukan PKM dengan sasaran masyarakat pesisir Bandar Lampung.

Dia berharap pelaksanaan PKM bekerja sama dengan beberapa pihak itu outputnya dapat tercapai.

”Program Studi Nautika merupakan inisiator kegiatan PKM ini. Pengabdian kepada masyarakat ini juga merupakan salah satu kegiatan tridharma perguruan tinggi yang rutin dilakukan oleh Poltekpel Banten," kata Heru dalam keterangan persnya, Minggu (17/10).

PKM ini mengangkat tema tentang pencegahan pencemaran dalam pengoperasian permesinan. Sasarannya kepada masyarakat nelayan di Bandar Lampung.

Solusi itu terdiri atas beberapa hal yaitu tidak melakukan perawatan mesin dan docking kapal di atas laut. Dengan begitu, sisa minyak dan oli tidak langsung jatuh atau dibuang ke laut.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News