JPNN.com

Gerakan Sejuta Masker Dipimpin Tri Tito Karnavian, Masyarakat Harus Disiplin

Kamis, 06 Agustus 2020 – 18:17 WIB
Gerakan Sejuta Masker Dipimpin Tri Tito Karnavian, Masyarakat Harus Disiplin - JPNN.com
Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga pusat (TP-PKK) Tri Tito Karnavian membagikan masker. Foto: dok. Kemendagri

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga pusat (TP-PKK) Tri Tito Karnavian menggaungkan disiplin memakasi masker melalui sosialisasi.

Dia juga melakukan gerakan membagikan sejuta masker secara gratis kepada masyarakat terutama yang kurang mampu secara door-to-door pada masa new normal.

Tujuan gerakan sejuta masker untuk memutuskan mata rantai penyebaran corona virus desease 19, acara Launcing Gerakan Sejuta Masker digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Rejang Lebong provinsi Bengkulu, Kamis (6/08).

“Ini potensi bagi kita semua untuk membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penularan covid-19. Pandemi ini berakibat negatif banyak pada aspek kehidupan kita tidak hanya ekonomi, kesehatan, pendidikan, tetapi kehidupan kita sehari-hari yang mungkin biasa kita bersalaman, biasa duduk berdekatan, biasa makan sembarangan. Saat ini kita tidak bisa melakukannya lagi sehingga kita betul-betul diera yang baru, new normal, adaptasi kebiasaan baru untuk kesehatan kita sendiri, salah satunya adalah memakai masker,” terangnya.

Selain itu, dia juga mengajak agar tidak hanya kader TP-PKK di daerah saja yang semangat menggaungkan pemakaian masker dan sosialisasi protokol kesehatan yang benar, tetapi ada ikut serta dari masyarakat dan komunitas setempat untuk berpartisipasi bersatu melawan covid-19.

“kami mengharapkan juga para kader TP-PKK dalam membagikan masker ini dari rumah ke rumah tidak hanya para kadernya, tetapi juga ikut sertakan komunitas atau potensi-potensi masyarakat lainnya, tetapi dengan satu disiplin protokol kesehatan,” ajaknya.

Tri juga mengingatkan aturan yang sama akan berlaku untuk semua, yaitu disiplin pada penggunaan protokol kesehatan, sehingga siapapun tidak menjadi media penyebar virus tersebut.

Semua untuk kebaikan bersama, baik untuk diri sendiri maupun masyarakat yang ada pada saat sosialisasi berlangsung.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
natalia