Gerakan Seniman Masuk Sekolah Lahirkan Penampilan Seni Siswa Seluruh Indonesia

Gerakan Seniman Masuk Sekolah Lahirkan Penampilan Seni Siswa Seluruh Indonesia
Gerakan Kesenian Masuk Sekolah (GSMS) telah melahirkan berbagai penampilan seni dari siswa seluruh Indonesia. Foto: dok Kemendikbudristek

Karena upaya pemajuan kebudayaan merupakan tanggung jawab bersama bukan hanya pemerintah pusat. 

"GSMS diharapkan akan mampu menginspirasi, memenuhi pendidikan seutuhnya untuk membangun iklim sekolah yang menyenangkan dan mencerdaskan," pungkas Irini.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser Kalimantan Timur, Yunus Syam, mengucapkan karena wilayah cakupannya menjadi daerah yang mewakili Provinsi Kalimantan Timur. 

Pihaknya mendukung penuh pelaksanaan kegiatan GSMS tahun 2023. 

Menurutnya, program GSMS ini sangat bermanfaat bagi para siswa/i untuk belajar kesenian langsung dari seniman asli.

"Ini langkah konkret dalam proses pemajuan kebudayaan, juga sebagai upaya pelestarian kebudayaan di kalangan generasi muda," katanya. 

Kabupaten Paser mendapatkan program GSMS dari Kemendikburistek ini diperuntukkan untuk 13 sekolah tersebar di beberapa kecamatan. 

Kabupaten Paser menjadi satu dari 21 Kabupaten/kota dan Provinsi seluruh Indonesia yang telah ditetapkan oleh Kemendikbudristek sebagai penyelenggara program GSMS Gerakan Seniman Masuk Sekolah. 

Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) telah melahirkan berbagai penampilan seni dari siswa seluruh Indonesia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News