Gibran Tidak Hadir di Rapimnas Gerindra, Begini Alasannya

Gibran Tidak Hadir di Rapimnas Gerindra, Begini Alasannya
Sekjen Gerindra Ahmad Muzani. Foto: Kenny Kurnia Putra/JPNN.com

Sementara itu, politikus Partai Gerindra Rahayu Saraswati berharap dapat bertemu langsung dengan Gibran Rakabuming Raka dalam rapimnas tersebut.

"Kami berharap Gibran hadir dan bertatap muka langsung dengan seluruh kader, tapi kita tunggu saja nanti," kata Rahayu.

Pada Minggu malam (22/10), Prabowo Subianto mengumumkan Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden RI Joko Widodo sekaligus Wali Kota Surakarta, sebagai bakal cawapres usungan Koalisi Indonesia Maju untuk Pilpres 2024.

"Koalisi Indonesia Maju telah berembuk secara final dan secara konsensus seluruhnya sepakat mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden dan Saudara Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden dari Koalisi Indonesia Maju," kata Prabowo.

Keputusan itu dibuat secara aklamasi dan seluruh partai anggota Koalisi Indonesia Maju mencapai konsensus atas keputusan tersebut.

KPU membuka pendaftaran bakal pasangan capres dan cawapres pada tanggal 19-25 Oktober 2023.

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Saat ini terdapat 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI.

Rapimnas Partai Gerindra tidak akan dihadiri bakal cawapres Gibran Rakabuming Raka.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News