Giliran Buruh Gelar Demonstrasi di DPR, Istana Bilang Begini

Giliran Buruh Gelar Demonstrasi di DPR, Istana Bilang Begini
Sebagian massa honorer K2 yang ikut demo buruh 2 Oktober 2019 di depan DPR RI. Foto: Istimewa for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Buruh dari berbagai organisasi menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta pada Rabu (2/10). Mereka menolak perubahan Undang-Undang Ketenagakerjaan, kenaikan iuran BPJS Kesehatan kelas 3, hingga mendesak revisi Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pengupahan.

Aksi demonstrasi buruh ini tidak terbendung meskipun sebelumnya, dua pentolan organisasi buruh, yakni Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, sudah bertemu Presiden Joko Widodo alias Jokowi, di Istana Bogor, Senin (30/9) lalu.

Menanggapi aksi buruh ini, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung Wibowo mengatakan bahwa Presiden Jokowi telah menerima Andi Gani dan Said Iqbal membahas sejumlah isu yang menjadi apsirasi kaum buruh.

"Presiden sudah mengetahui dan memahami apa yang menjadi tuntutan buruh. Tentunya pemerintah juga melihat dan menyadari apa yang disampaikan buruh berkaitan dengan basic need mereka," ucap Pramono.

Selain itu, kata politikus PDI Perjuangan ini, dari kalangan pelaku usaha sendiri juga ada aspirasi yang disampaikan kepada pemerintah agar iklim berusaha lebih kompetitf.

"Nah, yang seperti ini tugas pemerintah untuk mempertemukan, mencari jalan keluar," tandas mantan politikus Senayan ini.(fat/jpnn)

Aksi demonstrasi buruh ini tidak terbendung meskipun sebelumnya, dua pentolan organisasi buruh sudah bertemu Presiden Joko Widodo alias Jokowi, di Istana Bogor, Senin (30/9) lalu.


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News