Gizi Buruk, Dua Bocah Tewas

Dua Lainnya Tahap Pemulihan

Gizi Buruk, Dua Bocah Tewas
Gizi Buruk, Dua Bocah Tewas
Sebelum meninggal, Sulastri rencananya akan dibawa ke Klinik Gizi di Cibungbulang pada Kamis (12/11). “Enam bulan lalu Sulastri memang sempat mendapatkan perawatan di RSUD Cibinong. Namun keluarga memaksa membawanya pulang. Tapi petugas kami secara rutin datang ke rumah Sulastri untuk memberikan pengobatan serta asupan gizi,” papar Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Ciampea dr Gusmedi.

Menurut Gusmedi, munculnya kasus gizi buruk karena masih kurangnya kesadaran masyarakat mengunjungi tempat pelayanan kesehatan seperti posyandu dan puskesmas. “Jika ada keluarga atau tetangga yang mengalami suatu penyakit, kami mengimbau agar segera melaporkannya sehingga dapat segera ditangani,” harapnya.

Sementara Camat Ciampea Budi Lukman Nul Hakim mengatakan, telah mengawasi serta membawa empat warganya yang mengalami gizi buruk ke rumah sakit. “Berbagai upaya telah dilakukan, bahkan sebelum meninggal, Sulastri masih dalam kontrol kami,” katanya.(luc/fuz/JPNN)

CIAMPEA- Gizi buruk masih menjadi momok yang menakutkan. Setiap tahun, selalu saja ada anak di negeri ini yang tewas direngut oleh kondisi akibat


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News