GTRA Bangun Sinergitas Percepatan Pembangunan Papua

GTRA Bangun Sinergitas Percepatan Pembangunan Papua
Wamen ATR/Wakil Kepala BPN Surya Tjandra saat berkunjung ke Papua. Foto: Kementerian ATR/BPN.

"Jadi ada ruang partisipasi di sini, masyarakat harus dilibatkan dalam menentukan tata batasnya, kalau ada overlap ketidakjelasan tata batas yang membuat kita tidak bisa bekerja bisa didiskusikan. Melalui forum GTRA ini kita harus memulainya," jelas Wamen ATR/BPN.

Adapun poin terakhir yang dia soroti adalah pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum. Hal ini menurutnya menjadi tantangan tersendiri di Papua dan Papua Barat. Selain lahannya terbatas, sering juga terjadi konflik.

"Seringkali kejadian di lapangan begitu sudah ada transaksi, ada hak tiba-tiba di klaim lagi dengan cara pemalangan. Ini menimbulkan ketidakpastian hukum yang menyulitkan kita untuk bekerja cepat, padahal diinstruksikan untuk percepatan pembangunan Papua dan Papua Barat," jelas Surya Tjandra.

Sementara itu, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi yang hadir secara virtual, mengharapkan agar penataan dan pembangunan di Papua tetap memperhatikan keberlanjutan, tata laksana, lingkungan dan sosial masyarakat.

"Jangan sampai pembangunan berjalan tetapi kita mengabaikan faktor lingkungan dan sosial. Saya setuju semoga dengan forum ini bisa memberikan masukan untuk pembangunan yang berkelanjutan di Papua," kata Budi Arie Setiadi.

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Papua John Wicklif Aufa mengajak para pemangku kepentingan untuk membangun Papua melalui GTRA.

"Sebagai putra Papua kita ingin semua kabupaten kota dibangun. Apa solusi negara untuk kita, melalui GTRA ini mari kita dorong. Melalui GTRA kita bisa belajar dan yang namanya belajar ada ujiannya, sehingga hasil akhirnya bisa lulus dan harus ada eksekusi, harus ada kejelasan untuk tanah Papua dan untuk NKRI," ucap John Wicklif Aufa.(*/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

GTRA Kementerian ATR/BPN turun ke Papua untuk melakukan percepatan pembangunan Papua dan Papua Barat.


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News