JPNN.com

Haahaha..Penjambret Terjebak Tipuan Polisi

Sabtu, 18 Agustus 2018 – 21:19 WIB Haahaha..Penjambret Terjebak Tipuan Polisi - JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Petugas Mapolsek Tegalsari menangkap Choirul Anwar dan M. Faisol. Keduanya dibekuk setelah terjebak tipuan yang dilancarkan polisi.

Penangkapan itu dilakukan polisi setelah mengetahui handphone (HP) yang mereka ambil masih aktif. Duet tersebut diiming-imingi imbalan Rp 2 juta jika mengembalikan HP yang dirampasnya.

Choirul dan Faisol merampas HP dari korbannya di Jalan Embong Malang pada Selasa (14/8). Tepatnya di depan salah satu swalayan di kawasan tersebut.

Korban saat itu baru keluar dari swalayan. Korban dikejutkan oleh Choirul dan Faisol yang berboncengan. Mereka merampas HP korban, kemudian lari ke arah Jalan Kombespol M. Duryat.

Tidak ada satu pun warga yang berhasil membuntuti mereka. Korban akhirnya membuat laporan polisi (LP) ke Mapolsek Tegalsari.

Awalnya polisi menemui jalan buntu. Sebab, tidak ada petunjuk tentang pelaku. Korban tidak mengenali pelaku. Sedangkan polisi belum mengetahui jaringan mana mereka berasal.

''Akhirnya kami iseng mencoba telepon ke HP yang diambil itu,'' ujar Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo.

Tidak disangka, nomer HP tersebut masih aktif. Faisol bahkan menjawab ketika telepon genggam yang dia curi berdering.

Tidak mau kehilangan buron, polisi lantas memutar otak. Mereka berpura-pura menjadi korban. Para pelaku diminta untuk mengembalikan HP tersebut dan akan diberi uang tebusan Rp 2 juta.

''Alasan kami, ada nomor-nomor penting di sana,'' beber mantan Kapolsek Tambaksari tersebut.

Tanpa pikir panjang, Faisol menyetujui tawaran itu. Pada Rabu malam (15/8), dia diminta untuk menemui di lokasi kejadian.

Pada pukul 21.00, dia datang. Tanpa mengetahui yang menghubungi itu bukan korban, melainkan polisi yang sedang memasang jebakan. (bin/c4/ady/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...