Habib Rizieq Siap Lindungi Aksi Mahasiswa dari Gangguan Preman

Habib Rizieq Siap Lindungi Aksi Mahasiswa dari Gangguan Preman
Habib Rizieq Shihab saat tiba di Jakarta pada 10 November 2020 setelah tinggal beberapa tahun di Arab Saudi. Foto: M Amjad/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Eks Pentolan Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab alias Habib Rizieq mengajak para santri dan laskar di Indonesia untuk membantu mahasiswa melawan aksi premanisme yang belakangan kerap terjadi.

Pernyataan tersebut diutarakan Rizieq dalam ceramah yang disiarkan oleh YouTube Islamic Brother Hood Television (IBTV), dikutip Rabu (28/2).

“Semakin hari semakin panas. Semakin hari demo semakin besar. Semakin hari akan menjadi sebab terjadinya bentrokan, keributan. Apalagi sekarang sudah mulai ada yang berani mengerahkan preman. Preman dikerahkan, mahasiswa dibubarkan. Dipikir kita takut kali sama preman,” terangnya.

Aksi premanisme salah satunya terjadi pada kegiatan konsolidasi mahasiswa di Kalibata, Jakarta Selatan pada 3 Februari 2024 silam.

Dalam akun instagram @blokpolitikpelajar yang membagikan video viral itu mengabarkan bahwa seorang mahasiswa menjadi korban.

Rizieq menegaskan, aksi premanisme memang sudah ada sejak dulu.

Mereka diduga dikerahkan oleh penguasa untuk melakukan aksi-aksi penyaluran aspirasi dari masyarakat maupun mahasiswa.

“Saya mau kasih tahu dulu kita bertempur. Peristiwa Ketapang, Tambora, kita lawan preman. Preman-preman mau ngacak-ngacak Jakarta, kita turun. Laskar-laskar, santri-santri melawan. Terjadi pertempuran. 15 menit. Begitu ada yang mati, yang lain lari preman itu,” kenangnya.

Ke depan, Rizieq berharap cara-cara atau aksi premanisme tidak lagi digunakan di Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News