Hadapi Corona, Petugas Puskesmas Terpaksa Pakai Jas Hujan Rp 10 Ribu

Hadapi Corona, Petugas Puskesmas Terpaksa Pakai Jas Hujan Rp 10 Ribu
Petugas medis di Kabupaten Bogor terpaksa menggunakan jas hujan sebagai alat pelindung diri saat bertugas. Foto: Istimewa - tayang di radarbogor

Saat ini, Puskesmas Leuwiliang menangani 12 ODP dan dua PDP.

“Yang ODP dan PDP ini rata-rata baru pulang dari Arab. Ada juga yang kontak dengan dosen di Jepang, ada juga pegawai Kementerian Perhubungan,” kata dia.

Pihak puskesmas sendiri lebih berhati-hati dalam menyeleksi orang yang akan masuk. Terutama pengukuran suhu tubuh dan penggunaan hand sanitizer.

Menurutnya, Covid-19 sangat menular jadi setiap petugas harus dilengkapi APD. Namun, alih-alih mendapat perlindungan justru mereka mengakalinya dengan jas hujan kresek.

“Kami kan harus safety. APD-nya enggak ada. Pakai jas hujan yang penting petugas tidak kontak dengan kulit orang lain atau percikan dan segala macam,” katanya. (cek/pojokbogor/rb)

Para petugas di puskesmas tersebut harus menangani 12 ODP dan dua PDP hanya dengan pelindung berupa jas hujan kresek.


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News