Pernyataan Ketua Perkumpulan Dokter Ditujukan ke Presiden Jokowi

Pernyataan Ketua Perkumpulan Dokter Ditujukan ke Presiden Jokowi
Ilustrasi: Petugas menunjukkan ruang isolasi untuk penanganan pasien yang terjangkit virus corona di RSUD Dokter Slamet Garut. Foto: ANTARA/Feri Purnama

jpnn.com, JAKARTA - Perkumpulan Dokter Indonesia Bersatu (PDIB) berharap Presiden Jokowi untuk mendeklarasikan perang semesta melawan pandemi virus corona, COVID-19.

"Tidak cukup hanya sebagai keadaan tanggap darurat saja, saat ini harus dinyatakan sebagai perang semesta atau perang total yang melibatkan seluruh rakyat dan semua komponen bangsa untuk terlibat langsung ataupun tidak langsung bahu-membahu melawan virus corona atau COVID-19 " kata Ketua PDIB James Allan Rarung kepada ANTARA, Jakarta, Selasa (23/3).

James mengharapkan agar Presiden RI segera mengeluarkan "Maklumat Presiden" yang harus ditaati oleh seluruh rakyat dan dijalankan dengan patuh oleh seluruh jajaran pemerintahan dari pusat dan daerah di seluruh wilayah Republik Indonesia.

Karena dengan maklumat kepala negara sekaligus kepala pemerintahan, maka seluruh pejabat tinggi negara dan para kepala daerah beserta jajarannya wajib menaatinya.

Dengan demikian, tidak ada lagi aparat pemerintah baik di pusat maupun di daerah atau oknum bahkan sekelompok orang yang tidak mengikuti arahan dan petunjuk teknis yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat sebagai pusat komando penanganan COVID-19.

Menurut James, tanpa Maklumat Presiden, maka satu kesatuan komando pemberantasan COVID-19 akan sulit diwujudkan.

Padahal satu kesatuan komando itu penting dalam rangka menahan, mengurangi bahkan menghentikan serangan wabah COVID-19.

Maklumat Presiden dan pernyataan perang semesta tersebut bertujuan agar menghindari semakin hari semakin bertambah jumlah kasus positif COVID-19 dan korban yang meninggal akibat penyakit itu di Indonesia.

Ketua Perkumpulan Dokter Indonesia Bersatu (PDIB) James Allan Rarung menyampaikan pernyataan sikap ditujukan ke Presiden Jokowi terkait penanganan virus corona COVID-19.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News