Hadir di JMFW, Mas Nadiem Optimistis Indonesia Jadi Pusat Fesyen Muslim Dunia

Hadir di JMFW, Mas Nadiem Optimistis Indonesia Jadi Pusat Fesyen Muslim Dunia
60 looks karya peserta didik dan pendidik dari 10 satuan pendidikan vokasi di JMFW. Foto Humas Kemendikbudristek

Karya yang ditampilkan dari jenjang SMK berasal dari SMKN 3 Malang, SMKN 7 Malang, SMKN 1 Buduran, SMKN 3 Blitar, SMK NU Banat Kudus, dan SMK Syubbanm bul Wathon.

Adapun dari perguruan tinggi vokasi karya yang ditampilan adalah Politeknik Negeri Media Kreatif, ISWI Jakarta, ISI Denpasar, dan Universitas Kristen Maranatha, Bandung.

“Dalam kegiatan ini, juga disajikan penampilan dari dua LKP, yakni LKP Simphony Music (Tasikmalaya) dan LKP Yayasan Sekolah Musik Vidi Vici, Jakarta,” terang Saryadi.

Menurut salah seorang kurator yang mewakili akademisi, Yosepin, hasil desain busana muslim yang  ditampilkan telah melewati proses kurasi.

 “Hasil karya vokasi ini luar biasa hingga membuat kurator kebingungan menentukan peserta yang lolos seleksi,” ujar pengajar Universitas Kristen Maranatha, Bandung, tersebut. 

Namun, jika melihat perkembangan potensi fesyen dari satuan pendidikan vokasi, ia yakin bahwa talenta bangsa ini akan menjadi aset yang mendorong lahirnya produsen busana muslim dunia dari tanah air. (esy/jpnn)

Saat menghadiri JMFW, Mendikbudristek Mas Nadiem Makarim optimistis Indonesia akan jadi pusat fesyen muslim dunia


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News