Tragedi Pulomas

Hai Pius Pane, Menyerahlah Ketimbang Susah

Hai Pius Pane, Menyerahlah Ketimbang Susah
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com - JPNN.Com - Polisi terus memburu satu orang lagi anggota komplotan Ramlan Butarbutar yang merampok rumah Ir Dodi Triono di Pulomas Residence, Pulogadung, Jakarta Timur. Buruan polisi itu adalah Pius Pane.

Pius menjadi satu-satunya anggota komplotan Ramlan yang masih bebas. Sedangkan Ramlan sudah mati ditembak. Dua anggota komplotan lainnya adalah Erwin Situmorang dan Alfins Sinaga yang kini sudah di tangan polisi.

Karenanya, Polisi pun memberi dua opsi ke Pius. Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Rudy Herianto Adi Nugroho mengatakan, Pius bisa menyerahkan diri secara sukarela, atau ditindak tegas saat penangkapan.

"Kami minta kepada yang bersangkutan untuk menyerahkan diri atau ditindak tegas kalau nanti tertangkap," ujar Rudy, Kamis (29/12).

Saat ini tim kepolisian masih terus mencari Pius. Sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyiannya memang telah didatangi polisi.

Namun, sejauh ini belum membuahkan hasil. "Anggota masih bekerja di lapangan, mudah-mudahan segera tertangkap," lanjutnya.

Rudy menegaskan, pihaknya akan terus mengejar Pius untuk menuntaskan kasus perampokan disertai penyekapan yang menewaskan enam orang termasuk Dodi itu. "Tidak ada kejahatan yang sempurna, kami kejar sampai ke mana pun juga," tandasnya.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan, Pius ikut bersama Ramlan Butarbutar dan Erwin Situmorang masuk ke rumah Dodi. Bahkan Pius berperan menggiring sebelas korban ke dalam kamar mandi sempit.

JPNN.Com - Polisi terus memburu satu orang lagi anggota komplotan Ramlan Butarbutar yang merampok rumah Ir Dodi Triono di Pulomas Residence, Pulogadung,

Sumber JawaPos.Com

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News