Hari Bumi 2025, Telkom Gelar Konservasi Lingkungan Secara Serentak di Indonesia

Hari Bumi 2025, Telkom Gelar Konservasi Lingkungan Secara Serentak di Indonesia
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menggelar program konservasi lingkungan serentak di empat titik lokasi di Indonesia. Foto: Telkom

Selain menjaga keberlanjutan lingkungan, penanaman pohon MPTS bertujuan untuk membuka potensi pariwisata baru di Gowa, yaitu kegiatan memetik buah di kawasan Hutan Lindung.

Selain kegiatan tersebut, pada hari yang sama dilaksanakan pula pelestarian tanaman lamun yang berlokasi di Perairan Lembung Paseser, Kabupaten Bangkalan Pulau Madura.

Lamun (seagrass) adalah tumbuhan berbunga yang hidup di dasar perairan laut dangkal, terutama di daerah pesisir yang memiliki air jernih dan tenang.

Lamun sering tumbuh berdampingan dengan mangrove dan terumbu karang, membentuk ekosistem pesisir yang saling terhubung dan sangat penting untuk keberlanjutan lingkungan laut.

Ekosistem Lamun berperan penting dalam menunjang kehidupan dan populasi ikan sehingga diharapkan dapat membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat setempat.

Berkolaborasi dengan komunitas pemuda setempat, sebanyak 192 bibit tanaman lamun ditanam menggunakan metode TERFs berupa transplantasi yang menggunakan jangkar, frame besi yang dibentuk sedemikian rupa dengan ukuran yang diinginkan dan menggunakan pemberat.

Pada 23 April 2025 masih dalam rangka memperingati Hari Bumi, serta mendukung target Indonesia mencapai Net Zero Emission Tahun 2060, Telkom melaksanakan kegiatan restorasi lahan mangrove di Kawasan Pesisir Desa Laikang, Kab. Takalar, Sulawesi Selatan.

Telkom merestorasi sebanyak 1.000 bibit mangrove berkolaborasi dengan komunitas pemuda lokal Green Youth Celebes.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menggelar program konservasi lingkungan serentak di empat titik lokasi di Indonesia.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News