Hasil Survei Indo Barometer Tidak Membuat Prabowo Besar Kepala
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menganggap hasil survei Indo Barometer sebagai masukan untuk terus bekerja dengan baik.
Hal itu seperti diungkapkan Staf Khusus Menhan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar-lembaga Dahnil Anzar Simanjuntak ditemui di kantor Kemhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Kamis (20/2).
"Jadi Pak Prabowo melihat survei ini, ya, sudah, sebagai masukan. Namun, tidak sama sekali jadi membuat beliau besar kepala, karena itu subjektifitas responden. Pak Prabowo posisinya ingin kerja saja," kata Dahnil, Kamis.
Lebih lanjut, kata Dahnil, Prabowo melihat dua sisi setelah melihat hasil survei Indo Barometer terkait kinerja menteri di Kabinet Indonesia Maju yakni positif dan negatif.
Dari sisi positif, Prabowo akan menggunakan survei tersebut sebagai cambuk untuk bekerja semakin baik sebagai menhan RI.
"Positifnya adalah akan memacu Pak Prabowo, itu akan memacu beliau akan kerja lebih baik. Menjawab harapan masyarakat tersebut," ungkap Dahnil.
Dari sisi negatif, Prabowo menyadari publik menggantungkan harapan tinggi setelah hasil survei keluar. Jika harapan itu tidak terpenuhi, publik bisa membenci Prabowo.
"Negatifnya apa? Kalau ada orang yang berharap terlalu tinggi, ketika kemudian tidak mampu menjawab harapan mereka, mereka juga bisa membenci lebih," timpal dia.
Menhan Prabowo Subianto sudah membaca hasil survei Indo Barometer yang menempatkannya sebagai menteri yang kinerjanya paling baik.
- Teori Harga
- Jusuf Kalla Ungkap Hasil Pertemuan dengan Prabowo di Istana, Singgung Angka Rp 70 T
- Mobil Pindad Maung Disebut Mengalami Kebocoran dan Gredek-Gredek
- Prabowo Janji Sediakan Obat Murah Agar Bisa Diakses Masyarakat
- Prabowo ke Pengusaha HIPMI: Jangan Dengar yang Nyinyir, Fokus Kerja Buat Bangsa!
- Chatib Basri Datangi Istana untuk Bertemu Prabowo, Ada Luhut Juga, Bahas Apa?
JPNN.com




