Hasil Survei INES: Elektabilitas Airlangga Ungguli Ganjar dan Prabowo

Hasil Survei INES: Elektabilitas Airlangga Ungguli Ganjar dan Prabowo
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sekaligus Ketau Umum DPP Partai Golkar. Foto: arsip JPNN.com/Ricardo

Selanjutnya, posisi keempat ditempati oleh PKB dengan elektabilitas 7,4 persen, ditempel Partai Demokrat 5,2 persen dan PKS 5,1 persen. Partai Nasdem  menjadi partai ketujuh yang lolos ke Senayan dengan nilai 4,7  persen. 

"Dan, partai politik yang berada di bawah PT 4 persen adalah PAN 2,8 Persen, PPP 2,7 persen, Perindo 2,0 persen, PRIMA 1,8 persen dan Hanura 0,9 persen, Garuda 0,8 persen, PBB 0,6 Persen, PSI 0,5 persen, Partai Buruh 0,2 persen, Gelora 0,2 persen, Masyumi 0,1 persen, Ummat 0,1 persen. Sementara, untuk responden yang tidak menjawab atau tidak tahu 16,7 persen," beber Herry.  

Herry mengungkapkan, melorotnya elektabilitas PDI Perjuangan yang tergeser oleh partai Golkar lantaran terpaan pernyataan Arteria Dahlan yang menyinggung penggunaan Bahasa Sunda oleh seoarang Kajati. Di mana Arteria Dahlan sempat meminta Kajati yang berbahasa sunda dalam rapat untuk dicopot dari jabatannya yang membuat kemarahan masyarakat suku sunda.

"Kenaikan elektabilitas Golkar tidak lain karena pengaruh dan kinerja Ketua Umumnya yang juga merupakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di kabinet Jokowi dan dianggap berhasil dalam memulihkan perekonomian nasional serta penanganan Covid-19. Begitu juga sikap politik yang ditunjukkan oleh Prabowo Subianto berhasil meningkatkan tingkat elektabilitas Gerindra, dimana suara PDI Perjuangan banyak beralih ke Gerindra juga," ungkapnya.

"Adapun partai Prima merupakan partai pendatang baru yang cukup diminati responden karena mengangkat isu 'oligarki' bahkan menyaingi beberapa partai lama," sambungnya.

Sementara itu, hasil survei elektabilitas Capres terhadap 2058 respoden dengan simulasi pertanyaan terbuka/on the spot ditanyakan pada responden, tokoh yang akan dipilih jika Pilpres digelar hari, hasilnya nama Airlangga Hartarto yang paling banyak dipilih dengan tingkat keterpilihan 10,7 persen dan Ganjar Pranowo dengan 9,1 persen membuntuti Prabowo Subianto dengan elektabilitas 9,7 persen.

Kemudian disusul oleh Moeldoko (5,1 persen), Ridwan Kamil (4,8 persen), Gatot Nurmantyo (4,3 persen), Anies Baswedan (4,1 persen), Muhaimin Iskandar (2,7 persen ), Puan Maharani (2,6 persen) dan Sandiaga Uno (2,4 persen).

Selanjutnya, Khofifah Indar Parawansa (2,4 persen), berikutnya Agus Harimurti Yudhoyono  (2,2 persen), Tri Rismaharini (1,3 persen), dan Erick Thohir  (1,1 persen).

Airlangga Hartarto paling banyak dipilih dengan tingkat keterpilihan 10,7 persen dan Ganjar Pranowo dengan 9,1 persen membuntuti Prabowo Subianto dengan elektabilitas 9,7 persen.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News