Heboh www.nikahsirri.com, Sebelumnya Aplikasi Ayopoligami

Heboh www.nikahsirri.com, Sebelumnya Aplikasi Ayopoligami
Founder Nikahsirri.com, Aris Wahyudi, saat difoto di kawasan komplek Angkasa Puri, Jati Mekar, Jatiasih, Bekasi, Sabtu (23/9/17). FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS

Menurut Gazi sering kali gagasan menyederhanakan persoalan itu bertabrakan dengan norma umum di masyarakat.

Psikolog yang mendalami radikalisme itu juga mengatakan, praktik terorisme sejatinya juga buntut dari simplifikasi atau penyederahanaan penyelaian masalah.

Untuk mengatasinya, ada dua pendekatan. Gazi mengatakan dalam jangka pendek pendekatan mengatasi persoalan ini adalah menutup akses informasi atau websitenya.

’’Keputusan Kementerian Kominfo memblokir itu sudah tepat,’’ jelasnya. Tidak hanya itu saja, pembuat website www.nikahsirri.com sebaiknya diajak diskusi untuk menggali pemikirannya. Sehingga tidak diulangi di kemudian hari.

Dia meyakini orang dengan kecenderungan menyederhanakan persoalan ini akan terus bermunculan. Dengan beragam inovasi masing-masing. Untuk mencegah jangka panjang, perlu dilakukan edukasi.

Orang-orang semacam ini perlu dibuka wawasannya. Sehingga bisa memecahkan masalah dengan komperhensif. (and/wan)


Fenomena munculnya www.nikahsirri.com ini terkait dengan orang yang memiliki kecenderungan simplifikasi kognitif.


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News