Herman Deru Luncurkan Program Sumsel Berkat, Warganya Kini Berobat Cukup Pakai KTP

Herman Deru Luncurkan Program Sumsel Berkat, Warganya Kini Berobat Cukup Pakai KTP
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menandatangani pernyataan peran serta bupati/wali kota dari 11 kabupaten/kota di acara peluncuran program Sumsel Berkat yang berlangsung di halaman rumah dinas Griya Agung Palembang pada Rabu (13/9) pagi. Foto: Dokumentasi Humas Pemprov Sumsel

jpnn.com, PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru resmi meluncurkan program Sumsel Berkat di halaman rumah dinas Griya Agung Palembang, Rabu (13/9) pagi.

Peluncuran program Sumsel Berkat yang dihadiri Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti tersebut merupakan upaya Gubernur Herman Deru mencapai cakupan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC).

Program tersebut bertujuan mencapai target perlindungan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) minimal 98 persen pada 2024 dan sesuai Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024.

Gubernur Herman Deru menjelaskan program Sumsel Berkat merupakan langkah dalam menyamaratakan semua layanan kesehatan dengan tidak membedakan jarak tempuh dan ranking sosial masyarakat.

"Kesehatan adalah hak seluruh masyarakat, jadi tidak boleh dipolitisasi. Masyarakat berhak mendapatkan servis secara utuh," tegas Herman Deru.

Menurut Herman Deru, pemberian layanan kesehatan kepada masyarakat diutamakan bagi yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

"Layanan kesehatan tidak boleh terbengkalai, tidak boleh pasrah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat karena mereka sangat membutuhkannya,” tambahnya.

Mantan Bupati Ogan Komering Ulu Timur dua periode itu menyebutkan dari 17 kabupaten/kota, sebelas di antaranya sudah mencapai UHC.

Warga Sumatera Selatan kini bisa berobat cukup pakai KTP dengan diluncurkannya program Sumsel Berkat oleh Gubernur Herman Deru

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News