Hidayat Nur Wahid: Ingat ya, Jangan Golput

Hidayat Nur Wahid: Ingat ya, Jangan Golput
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid sosialisasi Empat Pilar MPR di Cipanas, Jawa Barat, Jumat (24/8/2018). Foto: Humas MPR

jpnn.com, CIPANAS - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengharapkan warga bangsa memahami bahwa kedaulatan di era demokrasi sekarang ini ada di tangan rakyat. Karena itu rakyat jangan golput.

"Pemilu adalah salah satu bab baru dalam UUD NRI tahun 1945. Dalam tahun politik ini sangat penting warga bangsa memahami bahwa kedaulatan sekarang ini ada di tangan rakyat," kata Hidayat Nur Wahid usai menyampaikan sosialisasi Empat Pilar MPR kerjasama MPR dan Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah di SMA Muhammadiyah Cipanas, Jawa Barat, Jumat (24/8/2018).

Menurut Hidayat, rakyatlah yang menentukan Indonesia yang lebih baik di masa depan. "Rakyatlah yang akan menghadirkan Indonesia yang lebih baik melalui peran serta mereka. Karena itu jangan Golput. Jangan juga mengkafirkan Indonesia. Jangan juga menthogutkan Indonesia. Ini adalah negara Anda sendiri, negara kita semua," katanya.

Hidayat menjelaskan Indonesia adalah negara warisan perjuangan founding fathers dan founding mothers. "Kita penting menjaganya melalui peran serta kita. Peran serta itu adalah demokrasi melalui Pemilu," ujar politisi PKS ini.

Dalam sosialisasi ini Hidayat juga menyinggung pentingnya untuk memahami kedaulatan rakyat sesuai ketentuan UUD dan memahami makna dari pemilihan umum dan pemilihan presiden.

"Maka harapan saya Pemilu serentak yang akan datang adalah melanjutkan warisan hasil perjuangan dari para tokoh bangsa untuk dinikmati generasi yang akan datang," paparnya.

"Melalui apa? Melalui Pemilu yang berkualitas, Pilpres yang berkualitas, supaya menghadirkan anggota dewan yang berkualitas, pemimpin nasional yang berkualitas," sambungnya.

"Dengan cara itulah kita memastikan bahwa Indonesia bisa kita wariskan kepada generasi yang akan datang," tambah Hidayat.

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengingatkan mengenai pentingnya jangan golput di Pemilu 2019 mendatang.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News