Hindari Lonjakan Kasus Covid-19 di Akhir Tahun, Masyarakat Diminta Menahan Diri

Hindari Lonjakan Kasus Covid-19 di Akhir Tahun, Masyarakat Diminta Menahan Diri
Masyarakat diminta patuhi prokes. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Sonny Harry Harmadi mengatakan Indonesia mempertahankan momentum angka penularan Covid-19 tetap rendah sejak 15 Oktober 2021 di bawah 1.000 kasus per hari.

Rendahnya angka kasus ini baru ini diiringi tempat tidur rumah sakit (BOR) di bawah empat persen. Sedangkan jumlah orang yang divaksin mencapai 208 juta orang dan 80 juta sudah mendapatkan dosis lengkap.

“Dari segi kepatuhan masih sangat tinggi dengan skor 8,12 untuk pemakaian masker dari skala 1-10. Kepatuhan jaga jarak masih baik,” ujar Sonny dalam dialog produktif Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9)-KPCPEN, Jumat (12/11).

Sonny pun berharap masyarakat tetap taat menjalankan prokes ketat. Terlebih menjelang akhir tahun yang biasa terjadi lonjakan kasus.

“Harus dibarengi dengan prokes dan pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi yang banyak digunakan oleh institusi. Kedisiplinan pakai aplikasi ini harus ditingkatkan,” tegas dia.

Seiring dengan diperbolehkannya beberapa kegiatan berskala besar, maka perhatian pada infrastruktur yang ada harus ditingkatkan.

“Perhatikan ventilasi sirkulasi udara. Pintu masuk dan keluar berbeda. Selain itu semua fasilitas publik harus mendorong kepatuhan terhadap protokol kesehatan,” beber Sonny.

Lalu untuk mencegah lonjakan kasus akhir tahun, Sonny menegaskan pemerintah juga tidak pernah kendor dalam hal melakukan testing.

Satgas Covid-19 meminta masyarakan untuk menahan diri guna menghindari lonjakan kasus di akhir tahun.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News