Iban: Kami Pilih Novanto tapi...

Iban: Kami Pilih Novanto tapi...
Setya Novanto. FOTO: JPNN.com

jpnn.com - KUPANG – Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar (Munaslub PG) yang akan digelar beberapa bulan ke depan terus memanas. Pada saat hampir bersamaan, Ade Komarudin (Akom) deklarasi sebagai calon ketua umum Golkar di Yogyakarta. Namun, puluhan pengurus DPD I dan DPD II Partai Golkar di NTT, Jumat (11/3) berikrar akan mendukung penuh Setya Novanto.

Dipimpin Ketua DPD I Golkar NTT, Ibrahim Agustinus Medah, berikrar akan mendukung penuh Setya Novanto sebagai calon ketua umum Golkar di Munaslub mendatang. Mereka berkumpul dari 22 DPD II untuk membuktikan bahwa dukungan mereka belum tercecer ke siapa-siapa.

Usai rapat internal Golkar NTT, Iban sapaan Ibrahim Agustinus Medah mengakui, partainya memiliki banyak kader muda berkualitas. Dia menyebut Ade Komarudin, Mahyudin, Aziz Syamsudin dan juga Setya Novanto. Semuanya, kata Iban adalah kader-kader berkualitas dan layak pimpin Golkar.

“Namun, secara moral, Novanto ini keluar dari (berasal dari daerah pemilihan) NTT, kalau tidak pilih dia bagaimana. Dari tanggung jawab moril, kami bilang kami pilih dia. Namun dinamika tetap berjalan dan nanti kemana-mana itu belum tahu seperti apa,” tandas Iban didampingi pengurus DPD I Golkar NTT, Mohammad Ansor, Laurens Leba Tukan dan beberapa pengurus DPD II lain.

Meski mengatakan dukungan kepada Novanto adalah tanggung jawab moril, namun Iban yang juga anggota DPD RI itu beberapa kali mengatakan, pihaknya tetap mengikuti dinamika yang terjadi saat Munaslub nanti. Bahkan dia secara pribadi mengatakan, Novanto tidak pernah ngotot untuk memimpin Golkar.

“Kami sebagai pengusung Novanto, kami mendukung, tetapi dari dinamika dan bagaimana-bagaimana, lalu siapa yang terpilih, kami juga dukung itu. Tetapi kalau pemilihannya hari ini, kami pilih Novanto," kata Iban lagi seperti dilansir Timor Express (Grup JPNN).

Ditanya terkait kemungkinan para pemilik hak suara mendukung lebih dari satu figur, Iban memberikan peringatan keras. Menurut dia, hal ini berkaitan dengan moral kadernya. Karena jika bermain dua kaki atau lebih, tentu akan ketahuan dan bisa saja suaranya tidak sah. Iban juga berbicara tentang keuntungan jika Novanto berhasil menang di pemilihan nanti.

“Kalau soal pengalaman, kami percaya Novanto sangat pantas karena sampai saat ini masih wakil ketua DPP. Dan, kalau Novanto terpilih itu keuntungan besar untuk NTT,” katanya.(timor express/fri/jpnn)

KUPANG – Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar (Munaslub PG) yang akan digelar beberapa bulan ke depan terus memanas. Pada saat hampir


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News