IJTI Kutuk Kekerasan Massa Aksi 112 Pada Tiga Jurnalis

IJTI Kutuk Kekerasan Massa Aksi 112 Pada Tiga Jurnalis
Massa GNPF MUI.

Desi, reporter Metro TV mengaku mendapat kekerasan di bagian kepalannya, karena mendapatkan hantaman dari batang bambu oleh massa peserta aksi.

"Mukul dengan bambu dari atas, samping lalu kita juga dilempar pakai gelas air mineral," ujar Desi di lokasi, Sabtu (11/2).

Semantara kameramen Metro TV, Ucha juga menjadi korban kekerasan. Dia dipukul.

"Perut, sama pundak sama diludahin. Mereka pukul pakai tangan, ada juga nendang dibagian kaki," katanya.

Sementara, Dino kameramen Global TV mengaku, mendapatkan hal yang tidak menyenangkan dari peserta aksi.

Dia diintimidasi saat menyebutkan nama Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab tanpa ada nama gelar habib.

"Mereka bilang semua TV harus ngomong itu Habib Rizieq, jangan cuma Rizieq doang yang sopan," katanya.(cr2/JPG/jpnn)

 


Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Yadi Hendrayana mengecam kekerasan yang dilakukan sejumlah oknum terhadap jurnalis Metro TV


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News