Ikhtiar ADB Bantu Negara Asia Pasifik di Masa Pandemi Covid-19

Ikhtiar ADB Bantu Negara Asia Pasifik di Masa Pandemi Covid-19
Menkeu Sri Mulyani (atas kanan) dalam Sidang Tahunan ke-53 ADB. Foto: adb.org

Keenam, mendukung pengembangan vaksin yang aman dan efektif, serta merumuskan strategi penyampaian yang adil.

"Untuk mewujudkannya, ADB akan terus memperkuat kerja sama dengan WHO, Bank Dunia, GAVI (Aliansi Vaksin dan Imunisasi Global, red) ahli vaksin, dan perusahaan farmasi," tambahnya.

Bagi Indonesia, ADB merupakan mitra pembangunan yang memberikan banyak dukungan baik pada saat Indonesia gencar melaksanakan reformasi maupun ketika mengalami bencana. 

“Kami sangat menghargai dukungan kuat ADB untuk Indonesia selama bertahun-tahun dan kecepatan tanggapan ADB serta keterlibatannya yang erat dan aktif dengan pemerintah selama krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya ini," ungkap Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati.

Pada masa pandemi, ADB menyetujui fast track financing program senilai USD 1,5 miliar untuk mendukung upaya Pemerintah Indonesia dalam menanggulangi dampak pandemi Covid-19 terhadap kesehatan masyarakat, mata pencaharian, dan perekonomian. 

Selain itu, ADB juga memberikan dukungan melalui program Contingent Disaster Financing (CDF).

"Strategi kemitraan menempatkan ADB sebagai mitra utama dengan solusi inovatif untuk tantangan pembangunan yang kompleks,” pungkas Sri Mulyani.(mcr2/jpnn)

Asia Development Bank (ADB) akan memprioritaskan enam bidang utama untuk mendukung negara-negara anggotanya


Redaktur & Reporter : Rizki Sandi Saputra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News