Ikhtiar Pemkab Sumedang Membantu Masyarakat Terdampak PPKM Darurat

Ikhtiar Pemkab Sumedang Membantu Masyarakat Terdampak PPKM Darurat
Penyaluran paket bantuan sembako dilepas oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang didampingi Wakil Bupati Erwan Setiawan di Pendopo Setda Kabupaten Sumedang, Senin (19/7). Foto: Humas Pemkab Sumedang

jpnn.com, SUMEDANG - Guna meringankan beban masyarakat terdampak PPKM Darurat, Pemkab Sumedang menyalurkan 2.770 paket sembako dari Baznas melalui Program Jaring Pengaman Sosial bertajuk 'Sembako Nyampe Rumah' atau 'Senyum Duafa'.

Pembagian tersebut mengawali pendistribusian bantuan sosial lainnya baik yang bersumber dari pemerintah pusat, pemerintah kabupaten, maupun dari desa kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Penyaluran bantuan tersebut dilepas Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir didampingi Wakil Bupati Erwan Setiawan, unsur Forkopimda dan Sekretaris Daerah Herman Suryatman di Pendopo Setda Kabupaten Sumedang, Senin (19/7).

“Bansos lainnya yang akan diluncurkan dalam minggu ini ialah PKH (Program Keluarga Harapan) sebanyak 2.816 KPM, BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) Rutin 72.940 KPM, BST (Bantuan Sosial Tunai) 40.671 KPM, BPNT yang baru 80.862 KPM, Bansos Kabupaten 8.759 KPM dan BLT DD (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa) 9.687 KPM,” ujar Bupati Dony Ahmad Munir.

Dikatakan Dony, kegiatan tersebut sebagai bentuk ikhtiar Pemkab Sumedang untuk membantu masyarakat yang terdampak PPKM Darurat.

“Ini merupakan ikhtiar Pemkab Sumedang bagaimana negara hadir untuk membantu masyarakat terutama yang terdampak PPKM Darurat,” ucapnya.

Bupati menambahkan, pemerintah pusat juga akan memberikan bansos berupa beras untuk KPM di Kabupaten Sumedang sebanyak lima kg untuk 3.000 KPM dan seberat sepuluh kg untuk 94.813 KPM.

“Rencananya Rabu (21/7) mulai akan dibagikan bantuan tunai dari APBD Kabupaten Sumedang sebesar Rp 200 ribu,” katanya.

Pemkab Sumedang menyalurkan paket sembako dari Baznas untuk membantu masyarakat yang terdampak PPKM Darurat.