Rabu, 14 November 2018 – 05:16 WIB

Iklan Pariwisata Australia di Super Bowl Dianggap Sukses Besar

Selasa, 06 Februari 2018 – 10:00 WIB
Iklan Pariwisata Australia di Super Bowl Dianggap Sukses Besar - JPNN.COM

Iklan pariwisata Australia bernilai jutaan dolar yang menampilkan Chris Hemsworth dan bintang-bintang lainnya mendapat pujian dari pemerintah Australia. Sebelumnya telah beredar trailer 'Dundee Movie' yang dikira banyak orang sebagai kelanjutan film 'Crocodile Dundee'.

Pemerintah federal Australia menganggap iklan ini sebagai sebuah kesuksesan besar, setelah disiarkan di Amerika Serikat saat pertunjukkan Super Bowl Halftime, di tengah pertandingan tahunan liga nasional football (NFL).

Iklan tersebut didanai pembayar pajak dengan meniru film ternama 'Crocodile Dundee' yang dibuat di tahun 1980an. Iklan tersebut bertabur bintang-bintang ternama Australia, seperti Russell Crowe, Margot Robbie, Hugh Jackman dan Hemsworth bersaudara.

Tonton videonya disini.

Menteri Perdagangan Australia, Steve Ciobo mengklaim iklan tersebut telah ditonton lebih dari 100 juta warga Amerika Serikat dan menghasilkan $30 juta, sekitar Rp 300 miliar lewat media secara gratis.

Salah satu alasannya banyak warga Amerika yang percaya iklan yang meniru film tersebut telah memicu penerbitan sejumlah artikel soal kesuksesannya.

Menteri Ciobo tidak mengatakan berapa biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan slot iklan di acara Superbowl, yang mungkin bisa bernilai $50 juta, sekitar Rp 500 miliar. Tapi ia mengatakan iklan tersebut adalah bagian dari kampanye pariwisata Australia yang bernilai $36 juta, sekitar Rp 360 miliar.

"Yang terpenting adalah nilai kampanye ini, yakni $36 juta untuk dua tahun, dan kita sudah memiliki jumlah sebanyak itu."

Tidak diketahui pula berapa jumlah yang dibayar kepada bintang-bintang yang terlibat dalam iklan tersebut, tapi menteri Ciobo mengatakan mereka telah setuju untuk dibayar minimum dengan 'harga teman'.

Sementara itu Direktur Manajer John O'Sullivan dari Tourism Australia mengatakan sengaja menggambarkan Australia di tahun 80-an sebagai strateginya.

"Apa yang ingin kami lakukan dalam kampanye ini adalah kembali ke iklan dimana Paul Hogan mengatakan 'come say g'day' di pertengahan tahun 80an," katanya.

"Dengan menampilkan bagian-bagian Australia yang orang Amerika tahu, pemandangan indah, makanan dan minuman anggur yang luar biasa, sambil juga mengenalkan unsur keramahan orang Australia dan humor yang jahil."

"Kita tahu itulah yang bisa sesuai dengan konsumen Amerika."

Skip YouTube Video

FireFox NVDA users - To access the following content, press 'M' to enter the iFrame.

Anda bisa menonton trailer dari iklan disini.

Harapan meningkatkan kunjungan ke Kawasan Australia Utara

Iklan yang juga menampilkan musisi ternama asal Kawasan Australia Utara, Jessica Mauboy itu juga diharapkan dapat menguntukan bagi operator-operator tur di ujung paling utara Australia tersebut.

"Kita akan melakukan semua yang kami bisa untuk memastikan kampanye marketing baru ini dapat menarik pengunjung asal Amerika Serikat datang ke Kawasan Australia Utara, ke pedalaman Australia," ujar Lauren Moss, Menteri Pariwisata dan Budaya Kawasan Australia Utara.

Di tahun 2016-2017, Amerika Serikat adalah pasar internasional terkuat untuk Kawasan Australia Utara dengan rata-rata pengunjung pertahunnya ke kawasan ini mencapai 44.500 orang.

Dua orang pria dengan dikelilingi oleh sejumlah kangguru di padang rumput.
Chris Hemsworth dan Danny McBride, dua aktor yang membintangi iklan pariwisata Australia.

Foto: Tourism Australia

Dari catatan Tourism Australia, ada 750 warga Amerika yang berkunjung ke Australia di tahun 2017 dan mereka menghabiskan uang senilai $3,7 miliar, sekitar Rp 37 triliun.

Pemerintah Federal menginginkan agar iklan pariwisata bisa meningkatkan uang yang dibelanjakan turis asal Amerika Serikat menjadi $6 miliar, senilai Rp 60 triliun di tahun 2020.

Artikel ini dirangkum dari dua laporan dalam bahasa Inggris yang bisa dibaca melalui tautan berikut dan tautan lainnya disini.

 
SHARES
Komentar