Ilmuwan Prancis Uji Hipotesis Perokok Tak Gampang Diserang Corona

Ilmuwan Prancis Uji Hipotesis Perokok Tak Gampang Diserang Corona
Sejumlah ilmuwan test sampel COVID-19 di laboratorium di Dinas Kesehatan Kota New York, Kamis (23/4/2020). Foto diambil tanggal 23 April 2020. ANTARA FOTO/REUTERS/Brendan McDermid/wsj.

Mereka akan dinilai untuk melihat apakah mereka terinfeksi virus, dan apakah mereka yang memakai patch nikotin lebih tahan daripada rekan mereka yang memakai patch plasebo.

"Itu bisa memberi kita cara untuk mengurangi penyebaran virus," kata Amoura.

Pengujian serupa akan dilakukan pada 400 orang yang telah dirawat di rumah sakit dengan gejala virus corona, untuk memahami apakah nikotin mengubah perkembangan penyakit.

Pengujian akan dilakukan selama sekitar tiga minggu. Para peneliti mengatakan mereka akan berhati-hati untuk memastikan penelitian mereka tidak mendorong orang untuk merokok, mengingat dampaknya yang berbahaya pada kesehatan manusia.

"Itu akan menjadi bencana besar," kata Changeux. (Reuters/antara/jpnn)

Para ilmuwan Prancis berhipotesis bahwa nikotin, yang terkandung dalam rokok, dapat mempengaruhi kemampuan molekul virus corona COVID-19 melekat pada reseptor di dalam tubuh.


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News