Imbauan Ketua Harian Dewan Adat Dayak Sekadau

Imbauan Ketua Harian Dewan Adat Dayak Sekadau
Sejumlah masyarakat Sintang yang mengatasnamakan Forum Pemuda Dayak menggelar aksi penolakan kedatangan Wasekjen MUI KH Tengku Zulkarnain di Bandara Susilo Sintang, Kamis (12/1) pagi. Foto: Achmad Munandar/Rakyat Kalbar/JPNN.com

jpnn.com - jpnn.com - Semua pihak harus menahan diri dalam menyikapi insiden pengadangan Wasekjen MUI, KH Tengku Zulkarnain oleh Forum Pemuda Dayak Sintang, saat mendarat dengan pesawat Garuda di Bandara Susilo Sintang, sekitar pukul 09.30, Kamis (12/1).

Welbertus Wily, Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sekadau, Kalbar, mengingatkan semua kalangan agar jangan ada yang main hakim sendiri.

“Kita minta seluruh jajaran masyarakat di Sekadau, termasuk masyarakat Dayak, untuk tetap menahan diri. Jangan mengambil tindakan main hakim sendiri,” tegas Welbertus Wily kepada Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group).

Tambah dia, “Kondisi keamanan yang sudah kondusif ini harus tetap kita jaga dan kita rawat dengan baik”.

DAD Sekadau, kata Wily, sudah meminta jajarannya untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu yang berkembang. Begitupun masyarakat Sekadau semua etnis.

“Kita juga berharap pihak kepolisian untuk tetap menjaga daerah kita agar aman. Jangan sampai aparat keamanan kecolongan,” pintanya.

Ia juga berharap tetap mempertahankan keutuhan Kalbar dan NKRI. DAD dan Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Sekadau sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait insiden di Sintang.

Kamis sore (12/1), sejumlah pengurusnya sudah bertemu dengan Kapolres Sekadau AKBP Yury Nurhidayat membahas persoalan di Sintang dan antisipasinya.

Semua pihak harus menahan diri dalam menyikapi insiden pengadangan Wasekjen MUI, KH Tengku Zulkarnain oleh Forum Pemuda Dayak Sintang, saat mendarat

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News