JPNN.com

Indonesia Akhirnya Punya Kantor Perwakilan di Saint Christoper dan Nevis

Jumat, 20 September 2019 – 02:51 WIB Indonesia Akhirnya Punya Kantor Perwakilan di Saint Christoper dan Nevis - JPNN.com
Duta Besar RI untuk Colombia merangkap Antigua dan Barbuda serta Federasi Saint Christopher dan Nevis, Priyo Iswanto. Foto: SKNIS

jpnn.com, BASSETERRE - Pemerintah Indonesia membuka kantor konsul kehormatan pertama di Basseterre, ibu kota negara Federasi Saint Christopher dan Nevis, Amerika Tengah.

Kedutaan Besar RI di Bogota mengatakan dalam siaran tertulis yang diterima Antara, Kamis (19/9), menjelaskan bahwa pendirian kantor konsul itu ditujukan guna mempererat hubungan diplomatik dengan negara kepulauan di Karibia, serta meningkatkan hubungan dagang.

“Kita perlu menyingkirkan persepsi bahwa kita berjauhan secara geografis, dan ini saatnya Barat dan Timur menjadi dekat,” kata Duta Besar RI untuk Colombia, merangkap Antigua dan Barbuda, serta Federasi Saint Christopher dan Nevis, Priyo Iswanto saat acara peresmian, Selasa (17/9).

Kantor Konsul Kehormatan pertama itu, menurut Priyo, akan berfungsi sebagaimana kantor perwakilan pada umumnya, yaitu untuk meningkatkan kerja sama bidang perdagangan, melindungi kepentingan Indonesia, dan memberi pelayanan kepada warga negara Indonesia di negara yang juga dikenal sebagai St. Kitts dan Nevis.

Dalam acara peresmian yang dihadiri Menteri Luar Negeri St. Kitts dan Nevis, Mark Brantley, Priyo juga melantik Konsul Kehormatan RI pertama di Basseterre, Faron Tenyson Lawrence.

“Dubes Priyo Iswanto telah memilih orang yang tepat karena Faron T Lawrence memiliki jaringan yang sangat luas dan berpengaruh sebagai ketua kamar dagang dan industri,” kaya Brantley saat acara pelantikan.

Menurut Brantley, pembukaan kantor konsul kehormatan itu dapat menjadi model menguatkan hubungan antarnegara besar dan kecil.

Ia menambahkan pembukaan konsul kehormatan pertama di Basseterre menunjukkan kerja sama dinamis setelah Indonesia dan St. Kitts dan Nevis menbangun hubungan diplomatik lima tahun lalu.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...